by

Sugeng Tak Lanjutkan Jadi Bacabup Koalisi Pelangi di Pilkada Purbalingga

-Politik, Update-dibaca 7.44Rb kali | Dibagikan 265 Kali

Sugeng SH menghentikan langkah untuk mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Purbalingga 9 Desember 2020 mendatang. Bakal Calon Bupati (Bacabup) Purbalingga yang sudah mendaftar melalui Koalisi Pelangi.

Sugeng mengungkapkan,  jika Pilkada dilaksanakan 9 Desember 2020 dan tahapannya dimulai Juni ini, tidak ada yang bisa menjamin bahwa pandemi akan reda.  Padahal menurutnya, proses Pilkada sangat berpotensi menimbulkan kerumunan massa. Khususnya pada saat sosialisasi, kampanye, hari pencoblosan dan kegiatan-kegiatan lainnya. Sehingga sangat mungkin menimbulkan kluster baru

“Langkah ini diambil karena sejumlah alasan. Pertama, karena kita masih dalam kondisi tanggap darurat terkait wabah korona. Saat ini jumlah warga yang terpapar dan positif masih sangat tinggi,” kata Sugeng, dalam keterangan tertulis yang diterima cyber media lintas24.com, Rabu (24 Juni 2020).

Alasan kedua, lanjut dia, tidak ada yang menjamin bahwa masyarakat akan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Terutama pada saat mengikuti kegiatan sosialisasi, kampanye, pencoblosan, maupun kegiatan lainnya yang mengundang kerumunan massa.

“Menurut saya, anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan Pilkada lebih baik digunakan untuk membantu warga yang terdampak Covid-19,” ungkapnya.

Sugeng menambahkan bahwa keselamatan, kehidupan, dan nilai-nilai kemanusiaan warga masyarakat lebih dijunjung tinggi, daripada sekedar kepentingan politik. Termasuk perebutan kekuasaan untuk menjadi seorang bupati.

“Surat pengunduran diri saya secara resmi sudah saya kirimkan kepada Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cq Ketua DPC PKB Purbalingga dan Ketua DPP Partai Gerindra Cq Ketua DPC Partai Gerindra Purbalingga. Karena saya mendaftarkan diri di Koalisi Pelangi lewat dua partai tersebut. Saya juga telah berkomunikasi langsung,” bebernya.

Kendati mundur dari kontestasi Pilkada, Sugeng mengatakan dirinya tetap akan memakai hak pilihnya. Mengenai dukungan dan pilihan yang akan diambilnya, dia mengatakan itu menjadi sebuah rahasia.

“Siapapun tidak boleh tahu, termasuk keluarga saya,” imbuhnya.

Sugeng yang merupakan advokat dan juga Wakil Ketua DPC PKB merupakan salah satu Bacabup yang memperebutkan rekomendasi Koalisi Pelangi untuk maju di Pilkada Purbalingga. Yang bersangkutan juga pernah berlaga di Pilkada Purbalingga 2015 sebagai Cabup dan berpasangan dengan Cawabup Sutjipto (alm). Keduanya Diusung Koalisi PKB dan Partai Demokrat, namun kalah dari pasangan Tasdi-Dyah Hayuning Pratiwi (Tasdi-Tiwi) yang diusung PDIP dan sejumlah parpol koalisi.

Comment

Berita Lainnya