Sudirman Said- Ida Fauziah Menang di Purbalingga

By: On: Dibaca: 142,717x
Sudirman Said- Ida Fauziah Menang di Purbalingga

Kemenangan pasangan Sudirman Said- Ida Fauziah di Kabupaten Purbalingga menunjukkan bahwa masyarakat Purbalingga sudah memiliki kecerdasan dalam memilih calon pemimpin.

“Ini bukti soliditas dan kerja keras kader partai pengusung baik Gerindra, PKB dan PAN yang turun ke bawah sebelum pencoblosan walaupun diakui memang belum maksimal. Padahal dia menganggap sosialisasi pilgub oleh KPU dinilai terbatas,”ungkap Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Purbalingga, Adi Yuwono di kantor secretariat DPC Partai Gerindra Purbalingga, Rabu (27 Juni 2018)

“Kalau jujur, adanya OTT (operasi tangkap tangan) Bupati Tasdi yang notabene Ketua DPC PDI Perjuangan oleh KPK, berpengaruh dengan kondisi politik di Purbalingga. Namun hal itu tidak terlalu banyak dalam koridor Pilgub. Kinerja parpol pengusung dan pemilih yang semakin cerdas adalah faktor utama,” terangnya.

Adi Yuwono mengutip  dari hasil hitung cepat KPU dan Desk Pilkada Kabupaten Purbalingga, pasangan nomor 2 unggul 48 suara dari pasangan Ganjar-Taj Yasin di Kecamatan Kemangkon, Bukateja, Kejobong, Kaligondang, Kalimanah, Kutasari dan Bojongsari.

“Rinciannya dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) 736.276 orang , Sudirman-Ida meraih 242.526 suara dan pasangan nomor urut 1 meraih suara 242.478 dari  pemilih yang datang ke TPS 505.156 pemilih dan surat suara yang tidak sah 20.152 lembar,”ungkapnya

Sedangkan dari hasil input C1 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purbalingga lanjut Adi Yuwono, Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang dilakukan oleh KPU, Rabu (27 Juni 2018) pasangan Pasangan Sudirman Said – Ida Fauziah 242.361 suara dan Ganjar-Yasin mendapatkan 241.963 suara

“Kami belum sukses di Kecamatan Purbalingga, Kertanegara, Karangjambu, Pengadegan, Padamara, Rembang, Karangmoncol, Karanganyar, Karangreja, Bobotsari, Mrebet,”ungkapnya

Ketua Desk Pilkada Kabupaten Purbalingga sekaligus kepala Kantor Kesbangpol Kabupaten Purbalingga, Muhammad Fathurrahman mengatakan, hitung cepat ini untuk bukan sebagai bahan acuan utama hasil pelaksanaan Pilgub di Purbalingga.

“Untuk kepastian resmi hanya ada di KPU,”ungkapnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!