Suara Dentuman Terdengar Dari Gunung Slamet Saat Evakuasi Pendaki Di Jalur Pulosari

By: On: Dibaca: dibaca 49.06Rbx
Suara Dentuman Terdengar Dari Gunung Slamet Saat Evakuasi Pendaki Di Jalur Pulosari

Suara dentuman dari arah puncak Gunung Slamet sempat terdengar oleh beberapa orang tim Tim Search and Rescue (SAR) Pemalang yang hendak mengevakuasi para pendaki dari jalur pendakian Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari,  Jumat (9 Agustus 2019).

Baca Juga : Status Waspada Gunung Slamet Jawa Tengah, Masyarakat Diminta Bisa Amati Binatang Hutan Turun

“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB. Tim kami mendengar suara dentuman itu satu kali. Cukup jelas di Pos 2. Setelah itu, sudah terdengar lagi,” ungkap Koordinator Montain Rescue Pemalang, Suseno

Baca Juga : Festival Wong Gunung 2019 di Pulosari  Pemalang Siap Digelar

Suseno mengungkapkan, ada 24 pendaki yang dievakuasi dari jalur itu. Mereka sebelumnya berangkat hari ini Jumat (9 Agustus 2019) sekitar pukul 11.00 WIB.Pertama 14 pendaki dievakuasi. Kemudian 10 pendaki lainnya menyusul. Mereka baru sampe pos 2 dan 3 belum sampai ke puncak.

Baca Juga : Status Waspada, Gunung Slamet di Jawa Tengah Berpontensi Erupsi Magmatik

Petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet Gambuhan, Sukedi mengungkapkan, pengamatan Gunung Slamet dari pos Gambuhan, Pulosari, Pemalang, dalam 6 jam terakhir, jumlah gempa hembusan mencapai 296 kali. Untuk status gunung level II (waspada) jumlah itu masih normal.

Baca Juga : Gunung Slamet Waspada. Pendaki Diminta Turun

Kendati begitu, masyarakat harus tetap waspada. Sebab, apapun bisa saja terjadi saat status kondisi gunung seperti saat ini. Jika ada peningkatan status, pihaknya akan segera memberi informasi kepada masyarakat

Baca Juga : Perang Buah Stroberi dan Tomat Meriahkan Festival Gunung Slamet

“Kami minta semua masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Tetap beraktivitas seperti biasanya. Kecuali di radius 2 kilometer dari puncak, itu memang harus disterilkan. Kami juga berharap masyarakat jangan percaya informasi yang tidak jelas. Paling aman informasi dari instansi resmi,” ungkapnya.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!