by

Sroto Klamud Purbalingga Bersanding Wedang Nipah Jadi Jawara di Lomba Makanan Khas Jawa Tengah

-Dunia, Update-dibaca 24.96Rb kali | Dibagikan 111 Kali

Sroto kelapa muda alias Sroto Klamud yang dipadukan dengan ciwel sebagai pengganti ketupatnya menjadi Juara I Kategori Makanan Utama Berbahan Non Beras dalam Lomba Makanan Khas, Kopi, Kain dan Kerajinan Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, 27-28 Juli 2019.

Pada ajang yang di selenggarakan oleh Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah itu, Sroto Klamud disandingkan dengan sajian wedang nipah  yang merupakan perpaduan air nira / badheg dan rempah-rempah

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Purbalingga (DKPP), Sediyono mengungkapkan kepada cyber media lintas24.com usai acara penyerahan trophy penghargaan, di Jakarta, Minggu, (28 Juli 2019). Dikatakan Sediyono, dengan diterimanya penghargaan ini, membuktikan bahwa Kabupaten Purbalingga bisa mengkreasikan bahan makanan non beras yang enak dan menjual

“Alhamdulilah, semoga ini menjadi penyemangat tumbuhnya usaha kuliner di Purbalingga. Kedepan kita akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan supaya tumbuh inovasi kreasi makanan yang baru,” tutur Sediyono.

Juri pada ajang itu, Ning Sujito berharap, aneka usaha kuliner, selain inovatif juga harus menjual.Seperti ini, Sroto Klamud, bihunnya diganti kelapa muda dan ketupatnya pakai ciwel singkong. Unik dan enak sekali. Apalagi penyajiannya dalam kelapa muda segar

“Saya mendorong tumbuhnya kawasan wisata kuliner tumbuh di kabupaten/kota yang akan menggerakan laju perekonomian daerah,” katanya.

Selain menjadi jawara lomba makanan khas, Purbalingga juga membawa pulang satu trophy dari lomba kategori kain batik / tenun. Motif Wayang Suket hasil kreasi pembatik Purbalingga meraih Juara Harapan III.

Selain lomba-lomba acara tahunan itu juga diisi dengan pameran produk unggulan dari 35 Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Purbalingga membawa aneka batik, batik ecoprint, kreasi tenun benang antihan, sulam, aneka kerajinan kayu, wayang suket dan bermacam produk kuliner seperti Wedang Menir dan Olahan Nanas juga tak lupa kopi lokal Purbalingga.

 

Comment

Berita Lainnya