by

SMP Negeri 4 Purbalingga Gelar Lomba Kreatifitas Siswa dari Bahan Limbah

-Pendidikan-dibaca 161.12Rb kali | Dibagikan 100 Kali

DSC_0252

Purbalingga – Menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan upaya penyelamatan lingkungan di Indonesia menjadi tujuan Program Adiwiyata.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala SMP Negeri 4 Purbalingga, Septiningsih dalam acara penilaian kreatifitas siswa dari bahan limbah organik dan anorganik (8/6).

“Prinsip dasar program Adiwiyata yakni partisipatif dan berkelanjutan,”ungkap Septi.

Dikatakan Septi, untuk menjadikan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan maka diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang mendukung dilaksanakan kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai.

“Program ini harus berdasarkan norma-norma kebersamaan, keterbukaan, kejujuran, keadilan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup dan sumber daya alam,”tuturnya.

Ia menambahkan, program Adiwiyata merupakan salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

“Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negative,”ungkapnya.

Waka SMP N 4 Purbalingga bidang Kesiswaan, Erni Nurul Hidayah menambahkan, dalam penilaian kali ini melalui dua pentahapan.Tahap pertama lomba dalam kelas, selanjutnya hasil kreasi terbaik diikutkan pada tahap kedua yakni lomba antar kelas.

“Nantinya hasil kreasi terbaik akan mendapatkan uang pembinaan untuk pengembangan kreatifitas siswa,”ungkap Erni.

DSC_0247

Tim Penilai terdiri dari Harsini, Tri Narsasi Utami, Sri Handayani menilai kriteria lomba diantaranya, daya tahan kreatifitas, keindahan dan artistik serta kemanfaatan.

Salah satu tim penilai, Harsini mengungkapkan, kreatifitas yang dibuat oleh para siswa kebanyakan dari bahan anorganik, misalnya bekas bungkus plastic kopi instan, bungkus permen, dan botol plastic minuman air mineral.

“Ada kreasi tas dari bahan bekas bungkus plastik kopi instan, mampu untuk menyimpan barang seberat 5 kg,”ungkap Harsini.

Comment

Berita Lainnya