by

SMP Negeri 2 Purbalingga Bakal Gelar MPLS Secara Virtual

-Pendidikan, Update-dibaca 24.24Rb kali | Dibagikan 243 Kali

Tahapan pendaftaran ulang peserta didik baru pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dalam jaringan (daring) atau online untuk jenjang SMP Negeri di Purbalingga tahun 2020 telah rampung, Kamis (9 Juli 2020). Selanjutnya, tahun ajaran baru akan dimulai pada Senin (13 Juli 2020) mendatang.

Baca Juga: Terobosan Berkilau Panitia PPDB Online SMP Negeri 2 Purbalingga. Siapkan Grup WA Untuk Bantu Calon Siswa

Baca Juga: Peserta Didik Baru Jenjang SMP di Purbalingga yang Diterima Tidak Ditarik Biaya Saat Daftar Ulang

Namun, peserta didik baru  dan siswa kelas 8 dan 9 belum akan melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka disekolah seperti sebelum terjadi pandemi Covid-19.

Baca Juga: 29 dari 54 SMP Negeri di Purbalingga Masih Kekurangan Siswa

Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga, Titik Widajati

Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga, Titik Widajati menuturkan, pihaknya merencanakan menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara virtual. Namun, sebelum pelaksanaan MPLS secara virtual, peserta didik baru akan berangkat ke sekolah untuk mengikuti tahapan penjelasan secara tatap muka.

Baca Juga: SMP Negeri di Purbalingga Siap Gelar PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021

Baca Juga: PPDB Jenjang SMP Negeri di Purbalingga Tetap Secara Online. Dibuka 29 Juni Hingga 3 Juli 2020.

“Tetap memperhatikan protokol kesehatan. Diperhitungkan secermat-cermatnya dan tetap selalu berdisiplin menjalankan protokol kesehatan. Rencananya, kami akan undang peserta didik baru dan orang tua ke sekolah. Secara bertahap selama 4 hari mulai Senin (13 Juli 2020) hingga Kamis (16 Juli 2020),” ungkapnya kepada media siber lintas24.com, Jumat (10 Juli 2020).

Baca Juga: Mengenal Kelas Berwawasan Sejarah Bertema Panglima Besar Jenderal Soedirman di SMP Negeri  2 Purbalingga

Ia menjelaskan, teknisnya sehari untuk dua kelas, misalnya kelas 7A dan 7B, esok harinya kelas 7C, 7D dan seterusnya. Waktunya mulai pukul 07.30 Wib hingga pukul 10.00 Wib. Tahun ini SMP negeri 2 Purbalingga menerima 256 orang peserta didik, nantinya akan terbagi menjadi delapan rombongan belajar (rombel)/ kelas.

Baca Juga: Hari Pertama Pendaftaran PPDB SMP Online Tahun 2020 di Kabupaten Purbalingga Lancar

Baca Juga:  Ini Tata Cara Mengikuti PPDB Online Jenjang SMP Negeri di Purbalingga

“Teknis penjelasan hanya satu kali saja. Sesudah pembentukan kelas dan perwalian. MPLS akan langsung dimulai secara daring. Peserta didik tidak perlu datang sekolah,” ungkapnya

Baca Juga: Peringati Hari Filateli Indonesia – SMP Negeri 2 Purbalingga Gelar Lomba Menulis Surat Pribadi Berprangko

Baca Juga: Siswa SMP Negeri 2 Purbalingga Belajar Diluar Kelas, Dorong Siswa Tambah Bergairah

Ia merinci, pihaknya akan membagi beberapa tahapan, pertama adalah pembagian kelas untuk peserta didik. Kemudian pemberian materi Wawasan Wiyata Mandala. Hal ini menjadi dasar anak mengenal sekolahan. Kedua, pembentukan organisasi-organisasi kelas. Wali kelas akan melihat  performa peserta didik dan menunjuk untuk menjadi Ketua kelas, Sekretaris dan Bendahara.

Baca Juga: Laksanakan K13, Siswa SMP Negeri 2 Purbalingga Belajar di Luar Kelas.

Baca Juga: Wartawan Cilik Espero Kunjungi Kampung lalu Lintas Purbalingga

“Sedangkan orang tua akan mendapatkan penjelasan tentang tata cara pembelajaran jarak jauh secara daring. Rencananya akan dibuat grup kelas dan grup orang tua di aplikasi WhatsApp (WA). Jadi nanti setiap kelasnya ada grup kelas untuk siswa dan grup orang tua.

Baca Juga: Alumni SMP 2 Purbalingga, Iluspero 1990 Gelar Temu Kangen

Baca Juga: Catatan dari Bengkel Sastra Guru Bahasa Indonesia SMP – Ahmad Tohari : Budaya Menulis 1 Persen Bakat, 99 Persen Keringat-

Ia menjelaskan, metode penyampaian materi MPLS akan melalui grup WA dan para siswa dapat mengikutnya dari rumah. Materi yang diberikan diantaranya pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib siswa, kurikulum, pendidikan karakter, pengenalan kegiatan ekstrakurikuler, belajar digital, bijak dalam bermedia sosial,termasuk belajar di pandemi Covid-19 ini, tentang pencegahan Covid-19.

Nantinya semua materinya menggunakan aplikasi power point, video dan yang lainnya. Semuanya disampaikan secara daring. Jika ada siswa yang memiliki kendala tidak bisa mengakses video MPLS, sekolah akan melakukan pemetaan,” ungkapnya.

Titik mengakui, ketersediaan sarana komunikasi dalam hal ini handphone menjadi sangat utama untuk MPLS daring. Oleh karena itu diharapkan setiap siswa mampu menggunakan handphone. Nomer WA-nya harus tetap, jangan berganti.

“Dalam MPLS daring dari rumah ini, peran serta orang tua sangat diperlukan,” ungkapnya

Kegiatan MPLS secara virtual juga akan dilaksanakan di SMP Negeri 5 Purbalingga. Sekolah ini akan melaksanakan MPLS untuk 256 orang siswa baru.

“Dilaksanakan selama dua hari, Selasa-Rabu (14-15 Juli 2020). Pembagiannya, satu hari untuk 4 kelas. Setelah itu dilaksanakan MPLS Virtual. Untuk kali pertama pertemuan MPLS di sekolah, kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19. Hari berikutnya secara virtual,” tutur Titik Widajati yang juga Pelaksana Tugas Kepala SMP Negeri 5 Purbalingga

Comment

Berita Lainnya