SMP N 2 Purbalingga Gelar Pelatihan Jurnalistik

By: On: Dibaca: 100,732x
SMP N 2 Purbalingga Gelar Pelatihan Jurnalistik

SAM_5373

Purbalingga – Sebanyak 25 orang siswa SMP Negeri 2 Purbalingga antusias mengikuti pelatihan jurnalistik di ruang multimedia(8/6).Mereka mendapatkan materi jurnalistik dari Pemimpin Redaksi media online Lintas24.com, Mahendra Yudhi Krisnha dan wartawan Suara Merdeka, Ryan Rachman

Kepala SMP Negeri 2 Purbalingga, Aman Musthofan mengatakan, salah satu tujuan pelatihan jurnalistik ini sebagai bekal kepada para siswa untuk mengetahui seluk-beluk dunia jurnalistik.

“Para siswa harus mengetahui proses pembuatan dan penerbitan sebuah surat kabar,”ungkap Aman

Aman menambahkan, nantinya 25 orang siswa ini ditargetkan menjadi wartawan muda untuk menulis berita-berita seputar kegiatan yang ada di sekolah. Selain itu dibawah bimbingan dari para guru, mereka diharapkan mampu menerbitkan majalah sekolah yang rutin setiap bulannya.

“Majalah sekolah yang akan diterbitkan diberi nama Espero dengan mengangkat berita-berita ringan seputar pendidikan,”ungkap Aman

Dalam paparannya, pemateri Ryan Rachman mengulas bagaimana menjadi wartawan professional. Dipaparkan, bagi penulis yang sudah berpengalaman, menulis bisa langsung ketik. Tapi penulis pemula mungkin tidak bisa bergitu saja memulainya. Sebagai panduan, dia memerlukan rancangan struktur tulisan.

Secara umum, penulisan berita bisa menggunakan beberapa cara atau model. Berita yang dimuat di koran biasanya menggunakan model piramida terbalik. Wartawan langsung menulis langsung ketujuan kemudian semakin ke bawah, informasi yang ditulis semakin tidak penting.

“Cara ini akan memudahkan pembaca mendapatkan informasi terpenting segera setelah membaca,”ungkap Ryan.

Sementara pemateri Mahendra Yudhi Krisnha mengungkapkan, secara sosiologis berita adalah semua hal yang terjadi di dunia. Dalam gambaran yang sederhana, seperti dilukiskan oleh para pakar jurnalistik, berita adalah apa yang ditulis surat kabar, apa yang disiarkan radio, dan apa yang ditayangkan televisi. Berita menampilkan fakta tapi tidak semua berita adalah fakta

“Berita merupakan laporan tercepat tentang suatu peristiwa yang disiarkan surat kabar, radio terlevisi atau media on line internet mengenai opini atau fakta atau kedua – duanya,”ungkap Yudhi.

Salah seorang peserta pelatihan,Virdhaus Maulana mengungkapkan ketertarikannya pada dunia jurnalistik. Bekerja menjadi wartawan merupakan pekerjaan yang sangat mulia dan istimewa.

“Bisa dibayangkan jika tidak ada seorang wartawan, maka kita tidak tahu peristiwa dari penjuru dunia.Kelak saya bercita-cita menjadi wartawan,”ungkap Virdhaus

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!