SMANSABUK Gelar Hari Jadi

By: On: Dibaca: 159,393x
SMANSABUK Gelar Hari Jadi

 

DSC_1680

SMA Negeri 1 Bukateja menggelar aneka kegiatan dalam rangka memperingati 30 tahun berdirinya sekolahan. Kegiatan yang mengusung tema Kesampak, lebih dari yang tampak ini berlangsung 10-18 Desember 2016.

Kepala Sekolah, Nur Samsudin mengungkapkan, kegiatan bertujuan Menjalin kerja sama  antara SMA Negeri 1 Bukateja dengan seluruh insan pendidikan, pemerhati pendidikan dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 1 Bukateja.

“Juga sebagai ajang pembinaan tali silaturahim dan kepedulian alumni kepada SMA Negeri 1 Bukateja,” ungkap Nur Samsudin kepada Tabloid Elemen dan Lintas24.com.

Nur Samsudin menambahkan, sesuai tema kegiatan, Kesampak (Jawa-red) dalam Bahasa Indonesia artinya dimana-mana, Jadi alumni SMA Negeri 1 Bukateja yang sudah berada dimana-mana diharpakan bisa bersatu berkumpul kembali untuk bersama membangun dunia pendidikan.

“Alumni merupakan salah satu pilar keberhasilan dunia pendidikan, sumbang saran masukan untuk almamaternya masih sangat dibutuhkan,” tutur Nur Samsudin

Ketua Panitia, Sutarso menambahkan, aneka perlombaan digelar untuk kalangan para siswa, antar guru sekolah se Kabupaten Purbalingga. Para siswa SMA Negeri 1 Bukateja juga menggelar sunatan massal dan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Sunnatan massal diikuti oleh 30 anak yang berasal dari lingkungan sekitar di wilayah kecamatan Bukateja.  Jumlah 30 anak disesuaikan dengan HUT yang ke 30. Sebagai wujud syukur atas bertambahnya usia, sekolah ingin berbagi dengan lingkungan sekitar.

“Kemarin (11 Desember 2016), Bapak Tasdi Bupati Purbalingga, beserta Ibu Tiwi Wakil Bupati berkenan hadir mengapresiasi kegiatan. Kami bangga dan diucapkan terima kasih atas dukungannya,”ungkap Sutarso.

Bupati Purbalingga, Tasdi mengaku bangga dengan pemilihan kegiatan yang bersifat sosial sebagai bukti kepedulian para siswa, guru, orang tua siswa dan alumni  “Saya menyampaikan penghagaan atas ide dan gagasan yang telah dikeluarkan oleh seluruh keluarga besar SMA N 1 Bukateja,” kata Tasdi.

Tasdi menambahkan, Sunat massal sebagai wujud pengabdian, kontribusi dan amal dari sekolah diharapakan dapat membantu lingkungan sekitar.  Tasdi berharap agar kegiatan seperti ini dapat diadakan lagi dikemudian hari. Anak-anak yang nantinya dikhitan kelak menjadi anak yang sholeh, berbakti kepada orang tua,  agama, dan negara. Bupati juga mengapresiasi Dinas Pendidikan (Dindik) Purbalingga yang telah menggerakkan sekolah-sekolah untuk melaksanakan pemugaran RTLH.

“Saya dan Bu Wakil membantu 30 sak semen untuk pendukung dana yang sudah dikumpulkan untuk merehab RTLH senilai 10 juta,” ungkap Tasdi.

Kabid Pendidikan Menengah, Sukirto menyampaikan momentum yang luar biasa ini harus dijadikan momen yang luar biasa. Peringatan hari ulang tahun ini harus mampu menyadarkan para guru dan siswa juga siswa betapa pentingnya pendidikan. Pendidikan harus selalu ditumbuhkan di dalam sanubari  masing-masing individu.

Event ulang tahun ini dapat dijadikan event yang luar biasa untuk menyadarkan para pemuda yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan untuk dapat mewujudkan cita-cita bangsa” kata Sukirto, Kabid Dikmen Dindik Purbalingga saat ditemui di SMA N 1 Bukateja. (yoga tri cahyono)

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!