by

Siswa SMP Negeri 4 Purbalingga Hasilkan Pupuk Kompos Smepa

-Pendidikan-dibaca 116.94Rb

Dukung Predikat Sekolah  Adiwiyata

DSC_0395

 

Dukung Predikat Sekolah Adiwiyata

Purbalingga– Dalam mewujudkan sekolah yang berwawasan lingkungan hidup atau Adiwiyata, SMP Negeri 4 Purbalingga telah membangun Rumah Kompos yang bertujuan untuk pemanfaatan sampah Organik di lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 4 Purbalingga, Septiningsih mengatakan, pembuatan pupuk kompos di SMP 4 berawal dari keprihatinan dengan banyaknya sampah organik di lingkungan.Pasalnya, SMP Negeri 4 Purbalingga merupakan salah satu sekolah yang menyandang predikat sekolah Adiyata atau sekolah berwawasan Lingkungan Hidup.

“Banyak pepohonan dilingkungan sekolah, daun-daun kering yang jatuh diolah menjadi pupuk organik,”ungkap Septiningsih (12/6).

Septi menjelaskan, para siswa diajak untuk mengolah sampah organik dan membuatnya sebagai pupuk organik dibawah bimbingan guru. Ada sebutan sendiri untuk guru pembimbing yakni Direktur Kompos

“Dibawah bimbingan Direktur Kompos, para siswa mengolah pupuk kompos yang dimasukan dalam kegiatan ekstrakurikuler,”jelas Septi.

Secara prinsip ungkap Septi, sampah di lingkungan sekolah diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat serta mendukung kegiatan Adiwiyata sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan.

“Diharapkan kelak para siswa dapat menyerap ilmu yang diberikan dalam mengolah sampah dan menularkan kepada teman-temannya disekolah dan orang lain diluar lingkungan sekolah,”sebutnya.

Direktur Kompos, Sugirman menambahkan, pembuatan pupuk kompos dilakukan didalam rumah kompos berukuran  luas 3×4 meter. Sampah organik yang ada nantinya diolah menjadi pupuk kompos dengan mesin pencacah sampah daun daunan (composter) serta peralatan penunjang kerja lainnya bantuan dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Purbalingga.

“Produk pupuk kompos Smepa itu digunakan untuk memupuk tanaman di lingkungan sekolah. Bagi masyarakat yang membutuhkannya, pupuk ini sudah dijual bebas dapat membelinya seharga Rp4000 per kantong dengan berat sekitar 2 kg,”ungkap Sugirman berpromosi.

Comment

Feed Berita