by

Sinergitas NU-Rabithah Alawiyah Jadi Benteng Penghalang Pihak yang Ingin Benturkan Nahdliyin-Habaib

-Daerah, Update-dibaca 2.86Rb kali | Dibagikan 35 Kali

Pengurus Wilayah Nahdlathul Ulama (PWNU) dan DPW Rabithah Alawiyah Jawa Tengah terus meningkatkan intensitas agenda silaturahim hingga menyentuh ke akar rumput.  Masifnya silaturahim di daerah-daerah ini akan menjadi benteng penghalang bagi pihak-pihak tertentu yang ingin benturkan NU-habaib melalui beragama isu mulai dari politik, akidah, fiqih, kebangsaan, dan sebagainya.

Sekretaris PWNU Jawa Tengah H Hudallah Ridwan Naim (Gus Huda) mengatakan, para habaib di wilayah eks karesidenan Banyumas, Sabtu (11 Juli 2020) lalu, bersilaturahim dengan Pengurus Cabang Nahdlathul Ulama (PCNU) Purbalingga,

“Silaturahim dengan habaib berjalan lancar karena memang sebelum agenda organisasi ini dilaksanakan secara personal masing-masing sudah saling mengenal dan berhubungan baik.  Besok, di bulan Agustus akan diselenggarakan aksi silah harakah, aksi sosial bersama,” tuturnya kepada media siber lintas24.com, Selasa (14 Juli 2020)

Gus Huda mengungkapkan, PWNU Jateng sangat mendukung sinergitas nahdliyyin-habaib yang direpresentasikan Jamiyah NU-Rabithah Alawiyah di semua tingkatan diharapkan dapat semakin meyakinkan  masyarakat umum bahwa NU dan para habib itu saling menyayangi.

“Kesamaan semangat menjaga akidah ahlussunnah wal jamaah menjadi perekat di antara kedua belah pihak. Dalam berakidah NU mengacu pada asy’ariyah dan maturidiyah, bermadzhab dalam fiqih, pengamal ajaran tashawuf dan mencintai NKRI,” tegasnya.

Ketua DPW Rabithah Alawiyah Jateng, Habib Abu Bakar Alatas, mengatakan, silaturahim Pengurus Rabithah Alawiyah se-eks Karesidenan Banyumas dengan PCNU Purbalingga menjadi ajang konsolidasi bersama untuk melaksanakan kegiatan sosial.

Ia mengungkapkan, saat ini sedang dirancang kegiatan sosial pengobatan gratis yang lokasi dan volume kegiatannya sedang dibicarakan. Di Kota Pekalongan sendiri kerja sama antara NU dan Rabithah Alawiyah sudah berjalan cukup lama. Mulai dari halal bihalal, pengobatan gratis, halaqah, dan kegiatan bakti sosial ke warga terdampak banjir dan rob.

“Alhamdulillah gagasan kami bersama PWNU Jateng untuk berupaya mensolidkan sinergi nahdliyin dengan habaib dalam ranah organisasi mulai nampak kemajuannya. Kami bersyukur di beberapa cabang lain mendapat respons yang sangat positif dari NU. Sehingga kami akan semakin masif untuk bergandengan tangan membantu umat melalui kerja-kerja sosial maupun kajian keagamaan,” ungkapnya.

Comment

Berita Lainnya