Septi Triastanti – Berikan Contoh Daripada Nasehat Panjang Lebar

By: On: Dibaca: 14,779x
Septi Triastanti – Berikan Contoh Daripada Nasehat Panjang Lebar

Penggunaan media sosial (medsos) juga tak terlepas kemajuan teknologi internet yang canggih. Koneksi tanpa batas ruang dan waktu merupakan hal yang dapat dinilai positif. Penggunaan medsos dengan bijak dapat dijadikan perekat keharmonisan antar keluarga.

Septi Triastanti, Perawat di RSUD Goetheng Taroenadibrata menyakini, medsos telah menjadi bagian hidup dalam keluarganya. Namun, perlu disikapi dengan arif, dan khusus untuk anak-anaknya diperlukan pendampingan dari orang tua agar anak-anak terbebas dari pengaruh negatif internet.

“Kita sebagai orangtua, harus kritis dalam memanfaatkan teknologi, termasuk didalamnya pengawasan penggunaan medsos oleh anak. Peran orang tua sangatlah penting, kepedulian dan kasih sayang untuk saling percaya dan mengingatkan atas kegiatan-kegiatan yang dilakukan,”ungkap Septi

Septi dan suaminya selalu berkomunikasi dengan anak-anaknya menggunakan medsos, pengawas dalam hal pendidikan selalu menjadi prioritas utama.  Karena anak-anak masih sangat membutuhkan bimbingan dan kasih sayang dan itu harus disalurkan melalui medsos.

“Saya bekerja, ada jadwal masuk shift malam dan Suami saya juga bekerja. Untuk pengawasan kepada anak-anak, saya dan suami sudah berkomitmen untuk selalu rutin menanyakan kegiatan yang dilakukan anak-anak setiap waktu. Seperti menanyakan, dimana?,sedang apa?, ada tugas sekolah apa tidak?, sudah makan apa belum?”ungkap Septi.

Septi mengaku juga membebaskan penggunaan teknologi untuk anak-anaknya. Kemajuan teknologi, selain dapat mendekatkan hubungan keluarga, juga dapat dimanfaatkan untuk mencari bahan-bahan pelajaran mendukung kegiatan belajar disekolah.

“Saya bebaskan anak-anak untuk berselancar di dunia maya. Internet harus dijadikan sebagai sumber belajar. Apalagi anak sulung Saya sudah duduk dibangku SMA dan perlu bahan-bahan pendukung pembelajaran,”ungkap Septi.

Pembinaan kerohanian juga menjadi satu hal yang paling penting dalam menyikapi arus globalisasi lanjut istri dari Beni Raharja. Dengan agama kita dapat mengontrol dan mengendalikan, itu yang utama, terus ditanamkan pendidikan agama sekaligus memberikan contoh penerapan ajaran agama yang baik, karena anak adalah sang peniru perilaku

“Kami selalu menanamkan kepada anak-anak untuk selalu berdoa sebelum melaksanakan kegiatan. Anak-anak lebih mudah menerima contoh tindakan, ketimbang nasehat yang penuh panjang lebar,”ungkapnya.

Septi berharap, kita sebagai orangtua, wajib memberikan edukasi soal penggunaan medsos, sebagai sarana yang positif untuk memperkuat nilai-nilai ketahanan keluarga, mulai dari hal yang terkecil yang mencerminkan nilai harmoni keluarga.

“Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media social. Untuk itu, keluarga memegang peran penting agar anak-anak menemukan keteladanan dalam hidupnya. Dari keluarga, anak menemukan tata nilai agama dan norma yang berhubungan dengan masyarakat,”ungkap Septi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!