by

Sektor Pariwisata di Purbalingga Siap Menggeliat, Pemkab Akan Gelar FGD

-Update, Wisata-dibaca 4.66Rb kali | Dibagikan 102 Kali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga akan menggelar Focus Grup Discusion (FGD) untuk menyusun konsep sektor pariwisata dalam tatanan baru.

“Dalam waktu dekat akan disusun konsep kesiapan dan protokol kesehatan di sektor pariwisata dalam menghadapi tatanan normal baru. Setelah konsep matang, Purbalingga khususnya sektor pariwisatanya akan menyongsong era baru, era new normal atau tatanan baru,” ungkap Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat menyerahkan bantuan bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak Covid-19 di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (6 Juni 2020).

Ia menambahkan, ditengah pandemi Covid-19 semua sektor, tanpa kecuali harus mempersiapkan diri dengan berbagai fasilitas dan protokol kesehatan menuju penerapan era tatanan baru atau new normal. Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar ditengah pandemi corona masyarakat tetap produktif. Akan tetapi, juga tetap aman dari Covid-19.

“Purbalingga saat ini masih menunggu kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat maupun provinsi, terkait waktu  dan standart tatanan baru di sektor pariwisata.” ungkap Tiwi.

Kepala Divisi Operasional dan Pengembangan Owabong, Eko Susilo mengatakan, sektor pariwisata air memiliki keunikan tersendiri dalam memenuhi protokol kesehatan terkait adanya Covid-19. Pihaknya terus belajar dan mencari literasi protokol kesehatan khususnya wisata air. Menurut pakar Singapura, air yang mengandung klorin justru akan mematikan kuman maupun virus.

“Selama Owabong tutup sementara akibat pandemi Covid-19. Kami memanfaatkan masa Corona ini dengan merawat semua fasilitas yang dimiliki Owabong. Kami pikir tidak menjadi masalah untuk sektor wisata air. Yang penting ketika didarat menggunakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Kami akan rutin melakukan pengukuran kadar klorin dan Ph nya.” ungkapnya.

 

Comment

Berita Lainnya