by

SD Negeri 1 Jambudesa Siap Rintis Program Sekolah Adiwiyata

-Inspirasi-dibaca 132.40Rb kali | Dibagikan 55 Kali

 

jambudesa2

Peningkatan mutu pendidikan, tak hanya melalui peningkatan pengajaran semata. Namun harus memperhatikan faktor kesehatan dan kebersihan sekolah. Salah satu keunggulan sebuah pendidikan adalah memilki kesadaran yang tinggi dari setiap anggota sekolah dalam menjaga lingkungan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala SD Negeri 1 Jambudesa Kecamatan Karanganyar, Muntohar, S.Pd dalam acara pelepasan siswa kelas IV, Rabu (25 Mei 2016) di halaman sekolah.

Dikatakan Muntohar, saat ini sekolahan hanya memiliki 2 Toilet atau water closet (WC)  yang digunakan untuk 226 orang siswa dan 17 orang guru. Padahal,  rasio ideal jumlah WC perempuan 1:25 jumlah murid perempuan sedangkan rasio WC pria 1:40.

“Untuk itu, kami berharap kepada Dinas Pendidikan melalui Pak Aji Sukma (Kepala UPT Karanganyar-red) untuk dapat mewujudkan keinginan kita. Soal lahan masih luas, dan bisa digunakan,”pinta Muntohar dihadapan orang tua murid dan Ketua Komite Sekolah.

Tidak hanya itu lanjut Muntohar, permasalahan lingkungan hidup tidak dapat dipisahkan secara teknis semata, namun yang lebih penting adalah pemecahan yang dapat mengubah mental serta kesadaraan akan pengelolaan lingkungan. Untuk mengatasi dampak kerusakan lingkungan hidup diperlukan suatu perubahan sikap dan perilaku pada masyarakat serta perbaikan moral melalui pendidikan.

“SD Negeri 1 Jambudesa siap untuk merintis program sekolah Adiwiyata. Program Adiwiyata ini adalah sebagai salah satu strategi pemberian pendidikan lingkungan yang dilakukan pemerintah dengan maksud agar tercipta sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan,”ungkap Muntohar.

Pelaksanaan Jam Belajar Masyarakat.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Karanganyar, Aji Sukma Nunggal Ika, S.Pd.,M.Pd mengungkapkan, pihaknya akan mewujudkan program jam belajar masyarakat (JamBeMas). Tujuannya menciptakan suasana yang kondusif dalam pelaksanaan belajar bagi para pelajar dirumah. Waktu belajar para pelajar dirumah sekarang dinilai semakin kendor. JamBeMas ini mulai jam 18.00 Wib sampai dengan jam 21.00 Wib.

“Teknisnya akan dilakukan dengan penandatanganan pernyataan komitmen kesediaan bagi para orang tua yang mempunyai anak usia sekolah. Besok pada tahun ajaran baru seluruh orang tua akan membuat pernyataan dan diserahkan kepada guru dimasing –masing sekolah sesuai anaknya bersekolah,”ungkap Aji Sukma.

Prestasi Sekolah.

Dalam acara ini juga diserahkan berbagai macam piala, medali dan penghargaan untuk siswa dan guru yag berhasil mengukir prestasi dalam Popda, FLS2N dan kegiatan lainnya, diantaranya, Danu Tri Wijanarko, juara 1 tolak peluru putra, 11 siswa juara 2 sepak bola putra tingkat Kecamatan, Tri Afni Agustina (juara 3 lompat jauh), Puji Nur Lestari (juara 3 tolak peluru putri), Nimatus Sholiha, Siti Alfiani, Wiretnosari (juara 3 LCC FLS2N Kecamatan), Ines Lestari (juara 3 Pidato), Dimas Yusuf Septian dan Alui Fauzan (juara 3 Pantomin). Tak ketinggalan juga diserahkan penghargaan kepada Kepala Sekolah Muntohar yang menjadi juara 2 LCC Guru dan Kepala Sekolah tingkat Kabupaten serta Muhammad Adi Kurniawan (juara stand up comedy tingkat Kabupaten).(yoga tri cahyono)

Comment

Berita Lainnya