by

Satu Tenaga Kesehatan dan Satu Aparatur Sipil Negara di Purbalingga Terkonfirmasi Corona

-Daerah, Teknologi-dibaca 8.66Rb kali | Dibagikan 46 Kali

Tercatat ada penambahan lima pasien positif Corona di Kabupaten Purbalingga, Kamis (16 Juli 2020). Sehingga total ada enam pasien positif di Kabupaten Purbalingga.

“Satu orang tenaga kesehatan (nakes) dan satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Purbalingga dinyatakan terkonfirmasi Corona,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purbalingga Hanung Wikantono.

Ia menjelaskan,  Nakes tersebut merupakan laki-laki warga Kecamatan Purbalingga. Dia bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaten Purbalingga. Sedangkan, ASN yang terpapar Covid-19 merupakan laki-laki warga Kecamatan Kalimanah, yang bekerja di Pemkab Banyumas. Tiga pasien positif Covid-19 lainnya adalah warga Kecamatan Kejobong berkelamin laki-laki. Warga Kecamatan Kutasari berkelamin perempuan, serta warga Kecamatan Rembang berkelamin laki-laki.

“Pasien asal Kalimanah memiliki riwayat mobilisasi dari Jakarta Barat. Pasien asal Kecamatan Kejobong memiliki riwayat mobilisasi di Jakarta. Sedangkan, pasien asal Kecamatan Kutasari memiliki riwayat mobilisasi dari Kalimantan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan tracing dan tes swab kepada orang yang pernah kontak dengan lima pasien baru tersebut. Berdasarkan data, tingkat kesembuhan pasien Corona di Kabupaten Purbalingga sangat tinggi. Dari 66 pasien Covid-19 yang terdata, jumlah yang sembuh mencapai 59 orang. Satu dinyatakan meninggal dunia, sedangkan enam orang masih menjalani perawatan di rumah sakit dan mandiri.

“Kita tinggal menunggu hasil tes swab,” ungkapnya

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengatakan, masih adanya tambahan pasien positif tersebut, membuktikan bahwa perjuangan melawan Corona belum usai.

“Saya mengingatkan kepada semua untuk disiplin dalam mematuhi anjuran protokol kesehatan di tengah pandemi,” ujarnya.

Bupati Dyah Hayuning Pratiwi mengimbau, kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran-anjuran pemerintah untuk selalu menggunakan masker, sering cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak fisik yang aman, serta hindari kerumunan.

“Semua berperan besar dalam menekan jumlah kasus dan penyebaran lebih lanjut. Jadi sekali lagi kami ingatkan untuk disiplin,” lanjutnya.

 

 

Comment

Berita Lainnya