Satlantas Polres Purbalingga Sudah Terapkan e-Tilang

By: On: Dibaca: 284,528x
Satlantas Polres Purbalingga Sudah Terapkan e-Tilang

Sistem tilang berbasis elektronik atau e-Tilang merupakan proses tilang dengan sistem online sesuai dengan Perma Nomor 22 tahun 2016 tentang Tilang dan Implementasi Elektronik Tilang (e-Tilang).

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purbalingga Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sukarwan melalui Bag Min Ops Satlantas Polres Purbalingga Brigadir Azis Wiku menjelaskan, cara kerja e-Tilang, saat proses tilang petugas  menggunakan blanko atau surat tilang, pengendara yang melanggar akan dicatat melalui aplikasi yang dimiliki personel kepolisian.

Setelah terekam, pengendara dalam waktu singkat akan mendapat notifikasi berupa kode yang isinya persis seperti surat tilang, disertai kode nomor BRI Virtual akun (BRIVA) untuk melakukan pembayaran uang titipan denda melalui BRI

“Nominal denda tilang diinformasikan (melalui SMS) oleh pihak Bank BRI, dan dibayarkan melalui rekening di BRI. Jika si pelanggar tidak memiliki ponsel pintar, maka akan diberikan lembar tilang warna biru, dan lembar biru tersebut nanti akan dibayarkan melalui Bank BRI,”ungkap Brigadir Aziz Wiku kepada lintas24.com dan tabloid elemen, Kamis (18 Mei 2017).

Ia menambahkan,  pengendara yang melanggar dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki, diantaranya dengan e-banking, ATM, atau datang sendiri ke teller. E-tilang ini terintegrasi informasi teknologi berupa aplikasi dan network dari Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, dan Bank yang disinergikan untuk pelayanan di bidang informasi, administrasi, hukum, keamanan, dan keselamatan.

“Setelah pengendara yang melanggar lunas setoran ke BRI, petugas yang menilang akan menerima notifikasi juga di ponselnya. Pelanggar bisa mengambil surat-surat kendaraan yang dijaminkan dengan menyerahkan tanda bukti setor BRI di tempat yang disebut dalam notifikasi,”ungkapnya.

 

Berikut ini mekanisme tilang elektronik;

  1. Polisi melakukan penindakan.
  2. Polisi memasukkan data tilang pada aplikasi e-tilang.
  3. Pelanggar mendapatkan notifikasi nomor pembayaran tilang.
  4. Pembayaran denda tilang dilakukan melalui jaringan perbankan (Bank BRI).
  5. Pelanggar dapat mengambil barang bukti yang disita dengan menunjukan bukti pembayaran.
  6. Pelanggar tidak perlu hadir di persidangan atau diwakilkan kepada petugas.
  7. Persidangan memutuskan nominal denda tilang atau amar putusan.
  8. Kejaksaan mengeksekusi amar atau putusan tilang menggunakan aplikasi e-tilang.
  9. Pelanggar mendapat notifikasi SMS berisi informasi amar atau putusan dan sisa dana titipan denda tilang.
  10. Sisa atau kelebihan dana titipan denda tilang dapat diambil di unit kerja Bank BRI seluruh Indonesia.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!