by

Salat Tarawih dan Idulfitri di Masjid Diperbolehkan. Ini Syarat Ketatnya

-Nusantara, Update-dibaca 2.10Rb kali | Dibagikan 6 Kali

Pemerintah memperbolehkan masyarakat beribadah tarawih Ramadhan dan Idul Fitri di luar rumah. Namun, harus menerapkan dan melaksanakan protokol kesehatan sangat ketat.

Pasalnya, Tahun sebelumnya bulan Ramadhan dengan segala keterbatasannya, tak hanya tidak diizinkan mudik tetapi salat tarawih dan salat Idul fitri juga terbatas. Tujuan pembatasan itu untuk memangkas dan mengurangi laju penyebaran Covid 19

Memperbolehkan

Pada tahun ini, pemerintah akhirnya memutuskan memperbolehkan ibadah diluar rumah. Kegiatan ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri, yaitu tarawih dan shalat Idul Fitri pada dasarnya diperkenankan, diperbolehkan. Yang harus diperhatikan protokol kesehatan harus dilaksanakan dengan sangat ketat,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Senin (5 April 2021).

Dia mengatakan, untuk ibadah tarawih, jamaah harus terbatas pada lingkup komunitas, dalam arti jamaahnya saling kenal satu sama lain.

“Jadi, jamaah di luar mohon tidak diizinkan. Selain itu, diupayakan sesimpel mungkin, sehingga waktu tidak berkepanjangan, mengingat kondisi masih darurat,” katanya.

Untuk ibadah shalat Idul Fitri, juga diterapkan hal yang sama, yakni diperkenankan beribadah di luar rumah, dengan jamaah terbatas pada lingkup komunitas.

Selain itu, juga dalam melaksanakan shalat Idul Fitri masyarakat diminta menjaga agar tidak terjadi kerumunan, terutama saat akan menuju atau meninggalkan tempat ibadah, baik di lapangan atau masjid.

“Jadi, supaya menghindari kerumunan yang terlalu besar,” katanya.

 

 

Baca Juga:  Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jateng Siti Atikoh Supriyanti: Seluruh Jajaran Pramuka Diminta Mengedukasi Masyarakat Tentang New Normal

Comment

Berita Lainnya