Menu
Media Online Terpercaya

Saksi Oji-Jeni Tak Teken Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Manual KPU Purbalingga

  • Share

Saksi Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Purbalingga nomor urut satu Muhammad Sulhan Fauzi-Zaini Makarim Supriyanto (Oji-Jeni) tidak bersedia menandatangani berita acara rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada 2020 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Selasa (15 Desember 2020) petang

“Ada instruksi dari pusat untuk tidak tanda tangan. Ada satu alasan mendasar mengapa ada instruksi itu. Kalau itu suatu trik pemenangan incumbent, kami paham. Namun karena cara-cara pelibatan itulah yang akhirnya mampu mendulang suara di atas kita,” kata saksi yang diberi mandate, Sukhedi.

Ia menjelaskan, masih ada beberapa tahapan dan proses yang mengganjal di kubu 01. Misalnya tentang pelibatan struktur pemerintahan dimulai dari Eselon 2 sampai ke RT oleh Paslon nomor urut dua Dyah Hayuning Pratiwi-Sudono (Tiwi-Dono) secara masif. Kemudian pemberian bantuan sosial yang bersumber APBN dan APBD yang diklaim bantuan dari paslon Tiwi-Dono.

“Biarlah ini menjadi pendidikan politik bagi masyarakat Purbalingga. Kami sedang berupaya mengajukan proses hukum melalui Bawaslu,” tegasnya.

Meski begitu, pihaknya menghormati proses penghitungan suara dari tingkat TPS sampai KPU dan menerima hasilnya. Bahkan mengapresiasi tinggi kinerja KPU Purbalingga dan jajarannya dalam menjalankan tahapan.

Sementara itu, saksi paslon Bupati-Wabup Nomor Urut dua Tiwi-Dono,Teguh Purwanto mengapresiasi pelaksanaan Pilkada 2020 yang sukses. Terkait keberatan dari Paslon Nomor Urut 01, diserahkan sesuai proses yang berlaku. Adapun rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilbup Purbalingga tahun 2020 secara manual oleh KPU, paslon Tiwi-Dono unggul dengan perolehan 288.741 suara (54,74 persen).

Sedangkan Oji-Jeni meraih 238.735 suara (45,26). Jumlah suara sah 527.476 suara dan suara tidak sah 17.274 suara. Tiwi-Dono hanya kalah di dua wilayah kecamatan. Yaitu Kecamatan Purbalingga dan Kecamatan Karangreja.

Ketua KPU Kabupaten Purbalingga, Eko Setiawan mengatakan, hasil rekapitulasi digunakan sebagai dasar penetapan Cabup-Cawabup Purbalingga Tahun 2020 terpilih. Ketua Bawaslu Kabupaten Purbalingga Imam Nurhakim mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan melekat mulai dari penghitungan di TPS hingga KPU. Catatan-catatan khusus harus diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Diketahui, hasil penghitungan suara Pilbup Purbalingga tahun 2020 secara manual oleh KPU, paslon Bupati-Wabup Tiwi-Dono unggul dengan perolehan 288.741 suara (54,74 persen). Sedangkan Oji-Jeni meraih 238.735 suara (45,26). Jumlah suara sah 527.476 suara dan suara tidak sah 17.274 suara. Tiwi-Dono hanya kalah di dua wilayah kecamatan. Yaitu Kecamatan Purbalingga dan Kecamatan Karangreja.

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *