Sadilah Isacc Kartika Juara 2 Catur O2SN Provinsi Jateng 2015

By: On: Dibaca: dibaca 106.24Rbx
Sadilah Isacc Kartika  Juara 2 Catur O2SN Provinsi Jateng 2015

Jangan Sampai Remis

????????????????????????????????????

Target memainkan bidak catur adalah mencapai posisi skak mat. Hal ini bisa terjadi bila Raja terancam dan tidak bisa menyelamatkan diri ke petak lain. Namun, tidak selalu permainan berakhir dengan kekalahan, karena bisa terjadi pula peristiwa seri atau remis di mana kedua belah pihak tidak mampu lagi meneruskan pertandingan karena tidak bisa mencapai skak mat.

Hal tersebut diungkapkan Sadilah Isacc Kartika, siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Purbalingga yang menempati posisi juara 2 pertandingan catur Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2015.

Peristiwa remis ini bisa terjadi berdasarkan kesepakatan maupun tidak. Salah satu contoh remis yang tidak berdasarkan kesepakatan – tetapi terjadi adalah pada keadaan remis abadi. Artinya, keadaan remis yang lain adalah keadaan pat, dimana yang giliran melangkah tidak bisa melangkahkan buah apapun termasuk Raja, tetapi tidak dalam keadaan terancam skak.

”Kalau bisa jangan sampai remis, karena itu berarti kegagalan strategi,”ungkap anak Joko Suryanto Kepala SMA Negeri 1 Bobotsari dan Ani Kurniasih kepada elemen dan lintas24.com, (19/1).

Siswa kelahiran Purbalingga 20 Juni 2001 mengaku mulai jatuh cinta sejak usia 6 tahun, awalnya sering melihat Bapaknya bermain catur dan meminta untuk ajari memainkan bidak catur. “Asyik gitulah, strategi harus berganti-ganti terus, biar nggak cepat ketebak oleh lawan,”ungkapnya.

Dukungan dari orang tua juga diakui sangat luar biasa, usai bertanding selalu diceritakan langkah-langkah yang sudah dijalani. Isacc tak segan meminta masukan dari Bapaknya.

“Dukungan yang berarti lagi, ketia bertanding di luar kota seperti, Kebumen, Cilacap dan Pemalang, Bapak selalu mendampingi. Menambah kepercayaan diri gitulah,”ungkap Isacc.

Guru Penjasorkes SMP Negeri 1 Purbalingga, Sumaryo menyambut baik keberhasilan Isacc dan menegaskan bahwa prestasi siswa harus terkomunikasikan antara guru di sekolah dan orang tua siswa, demi pencapaian prestasi yang maksimal. Namun, untuk menuju pencapian prestasi yang gemilang, diharapkan jangan sampai meninggalkan tugas utama sebagai peserta didik.

“Harus bisa berjalan seimbang, jangan sampai salah satu terbengkalai. Pelajaran harus menjadi prioritas utama,”ungkapnya.(

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!