by

Rp41,8 Miliar Digelontorkan Pemkab Tegal untuk  KPM Terdampak Pandemik Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19  segera merealisasikan bantuan untuk  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdampak pandemik Covid-19

“Paket sembako berupa beras 20/kg untuk tiap. Bantuan diberikan selama 3 bulan mulai April , Mei, dan Juni 2020,” tutur Kepala Dinas Sosial, Nurhayati, dalam rapat koordinasi yang melibatkan Gugus Tugas Penanganan Covid 19  Kabupaten Tegal

Ia mengungkapkan, Bupati Umi Azizah menginstruksikan segera mungkin untuk merealisasikan  bantuan paket sembako berupa beras kepada Warga masyrakat  yang terdampak pandemi Covid-19 .

”Adapun jumlah penerima bantuan sembako dari Pemkab Tegal  sebanyak 69.667 KPM, ”katanya.

Mereka terdiri  dari orang  terdampak kesehatan  sebanyak 798 KPM  dengan rincian ODP 675 KK, PDP 75 KK dan OTG 48 KK. Selanjutnya, pekerja informal ( pedagang lemprakan, pedagang keliling, petani, peternak, buruh harian, bengkel  kecil, tukang semir dan tukang  jahit sepatu ) 41.395 KPM, korban PHK/ lekerja yang dirumahkan 1.066 KPM, pengemudi ( sopir angkot, dan ojek online ) 2.354 KPM, pemudik yang tidak bekerja 4.127 KPM, calon lekerja 53, lansia, 6.930 KPM, lansia reguler  667 KPM, difabel dan masyrakat rentan  9.014 KPM dan nelayan dengan jumlah sasaran 3.263 KPM dan tersebar di 18 wilayah Kecamatan dan di 287 desa/Kelurahan se-Kabupaten Tegal.

”Mereka kehilangan pekerjaan, kehilangan pendapatan, perekonomian masyarakat tidak berjalan normal,”katanya.

Nurhayati menambahkan, Pemkab Tegal telah membuat kebijakan terkait pengamanan sosial dengan berupaya memberikan bantauan  kepada warganya. Menurut Nurhayati , bantuan beras akan disalurkan melalui pemerintah desa/kelurahan Masing-masing.

Penerima bantuan diharapkan sudah bisa menerima secara bertahap mulai Kamis, Jumat, dan Sabtu (23,24,25 April 2020). Total anggaran untuk bantuan Beras/sembako selama 3 bulqn kepada 69.667 KPM ini sebanyak Rp41.890.200.000.

Adapun kelompok penerima dengan kriteria:

  1. Akibat PHK
  2. Warga Mudik Tidak Berpenghasilan
  3. Tidak bekerja
  4. Calon pencari kerja
  5. Pekerja Informal
  6. Pelaku jasa transportasi ( supir angkot, ojek, tukang becak dan kusir andong)
  7. Kelompok rentan ( penyandang disabilitas dan lanjut usia)
  8. 8.nelayan
  9. Terdampak kesehatan.

 

 

Comment

Feed Berita