by

Roti Batik Purbalingga, Nikmatnya Takkan Terbang

-Bisnis-dibaca 140.36Rb kali | Dibagikan 82 Kali
Fitri Neona Subekti, pelaku Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) warga di Perumahan Bojanegara, Jalan Abimanyu I Blok Q 16, Desa Bojanegara Kecamatan Padamara di depan Roti Batiknya

Roti pada awalnya hanya dikonsumsi oleh masyarakat Eropa. Namun, saat ini roti sudah menjadi bagian dari konsumsi masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Roti merupakan sumber karbohidrat yang lazimnya terbuat dari bahan terigu. Evolusi roti terus menuju puncak, terutama cita rasa, bentuk dan variasinya.

Roti bolu gulung telah mengalami evolusi yang luar biasa, ditangan Fitri Neona Subekti, pelaku Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) warga di Perumahan Bojanegara, Jalan Abimanyu I Blok Q 16, Desa Bojanegara Kecamatan Padamara.

Yah, roti gulungnya ditambah variasi unik dengan menambahkan motif batik yang membuat decak kagum semua orang. Seperti pada batik, paduan warna yang eksotik diterapkan pada bolu gulung ini.

“Pewarna yang digunakan merupakan perwarna yang khusus digunakan untuk makanan. Jadi, jangan ragu pasti nikmat dan sehat bergizi,”ungkap Fitri Neona kepada elemen dan lintas24.com.

Untuk membuat bolu gulung batik yang cantik lanjut Fitri Neona, pertama harus memilih motif batik yang akan diaplikasikan di atas bolu. Motif batik itu bisa diambil dari internet kemudian kita cetak dalam warna hitam putih untuk dijadikan kertas pola. Langkah selanjutnya adalah memikirkan paduan warna sesuai motif batik yang akan diaplikasikan pada kue.

“Seperti membatik diatas kain, harus cermat dan tekun biar hasilnya bagus dan sesuai motif,”ungkapnya.

Fitri menjelaskan, proses membatik ini yang paling susah, untuk satu pola bisa menghabiskan waktu antara 15 sampai 30 menit. Untuk membuat satu bolu gulung dengan motif paling sederhana bisa selesai dalam waktu 45 menit. Untuk motif yang lebih rumit bisa lebih dari itu.

“Proses terakhir, penggulungan dan perapihan kue. Jadilah bolu gulung batik yang cantik,”ungkap Fitri.

Permintaan Membuat Kreasi Roti Baru di tahun 2016

Di awal tahun 2016, sang suami tercinta memintanya membuat Ide roti yang baru dan fenomenal. Batik dan roti, ide itu melayang-layang di angannya. Akhirnya, Fitri menjatuhkan pilihan untuk memcoba membuat roti bolu gulung yang belum biasa dinikmati sebagaian besar masyarakat Purbalingga, yakni roti bolu gulung yang dihiasi motif batik.

Fitri mencoba peruntungan dengan mengkolaborasi ketrampilannya membuat roti dengan berbagai kreasi motif batik yang penuh warna-warni. Sedikitnya sudah ada 16 motif batik dari Purbalingga dan berbagai daerah lainnya yang siap ditorehkan kedalam roti bolu gulung yang ia buat. Seperti motif Kawung, Parangtritis, Parangrusak, Taman Pemalang, Sido Mukti dan lainnya.

“Saya sendiri suka batik. Motifnya banyak, memiliki warna-warni yang indah. Juga suka bikin roti. Jadi kepikiran aja ingin membuat roti dengan motif batik. Sekaligus ikut berperan mempromosikan batik lewat karya kuliner,” kata ibu muda dua anak yang sudah sejak lama mencintai keindahan batik.

“Roti Batik ini belum dipasarkan secara umum. Tetapi jangan khawatir, sudah bisa dipesan kok, nikmati lembut dan cantiknya roti batik asli Purbalingga. Pasti ketagihan lho,”ungkap Fitri renyah.

Adi Purwanto, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengembangan UMKM Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Purbalingga menyambut baik kehadiran roti batik yang diusahakan oleh tangan-tangan terampil Purbalingga. Kehadirannya, akan menambah kekayaan kuliner di Purbalingga.

“Kami terus mendorong munculnya kreasi-kreasi kuliner lainnya di Purbalingga. Masih banyak potensi yang dapat dikembangkan dan tumbuh menjadi ikon kuliner yang dapat membanggakan dan mensejahterakan masyarakat,” katanya.

Anda pencinta dan pemburu kuliner penasaran untuk menikmati Roti Batik fenomenal ini, dapat segera memesannya langsung kepada Fitri Neona lewat nomor telephone 081395408389, BBM 56AF148D atau dapat berkunjung ke rumahnya di Perumahan Bojanegara, Jalan Abimanyu I Blok Q 16, Desa Bojanegara Kecamatan Padamara.

Comment

Berita Lainnya