Rois Munthoha Pilih Pelihara Burung Lovebird, Bukti Cinta Sampai Akhir Hayat

By: On: Dibaca: 102,898x
Rois Munthoha Pilih Pelihara Burung Lovebird, Bukti Cinta Sampai Akhir Hayat

Rois Munthoha, Guru di SD Negeri 2  Ponjen memelihara burung menjadi satu tantangan tersendiri. Kewajiban memberi pakan dan minum serta memandikan setiap pagi merupakan prosesi yang tidak bisa diabaikan. Keuletan dan  kesabaran juga perlu diasah setiap harinya.

Dibandingkan dengan spesies burung paruh bengkok lainnya, ukuran tubuh lovebird relatif kecil. Karena kemolekannya inilah, banyak orang yang tertarik untuk kemudian memelihara sepasang lovebird. Sepasang tentu saja, karena mereka burung cinta. Apalagi pemeliharaan lovebird cenderung mudah. Lovebird tahan pada segala jenis cuaca, namun kondisi alam yang lebih disukai adalah lahan kering dan iklim yang panas.

“Saya memilih memelihara Burung Lovebird. Kalau tidak salah ingat, mulai sejak tahun 2007. Lovebird merupakan burung yang dapat dijadikan hewan peliharaan karena keindahan dan sifatnya yang menyenangkan. Sebagai burung peliharaan, lovebird adalah hewan yang setia dan suka bermain dengan pemiliknya,”ungkapnya

Menurutnya burung Lovebird atau dalam bahasa Indonesia burung cinta, meski jarang diucapkan merupakan burung sosial yang selalu hidup berkelompok. Dinamakan lovebird kalau diamati sepasang burung ini akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain serta betapa setianya burung ini karena mereka hanya mempunyai 1 kekasih seumur hidup mereka atau setia hingga mati.

“Lovebird secara fisik memang mengagumkan karena warnanya yang cerah dan sedap dipandang. Sebagian besar warna dari spesies burung ini adalah hijau terang meski ada beberapa yang berwarna biru maupun abu-abu atau kuning. Warna bulu badan mereka akan selalu berbeda dengan warna bulu kepala. Hal inilah yang membuat lovebird memanjakan mata karena kecerahan dan keindahan warna bulu mereka,”ungkapnya.

Untuk memanjakan burung yang aktif ini lanjut Rois, membutuhkan kandang yang cukup luas untuk menampung mainan dan ranting yang akan digunakan untuk bermain. Semakin luas kandang maka burung ini akan semakin nyaman tinggal di dalamnya. Kandang yang ideal untuk lovebird adalah kandang dengan ukuran 45 cm x 45 cm.

“Letakkan kandang burung dan jauh dari lantai, aliran angin, jendela yang terbuka, dan dapur. Burung lovebird akan mudah merasa kedinginan dan terkena flu jika terpapar dengan aliran angin,”jelasnya.

Pastikan bahwa lovebird memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan air yang bersih dan segar sepanjang hari. Jangan memberi burung air keran atau air yang belum tersaring. Banyak kandang yang juga memiliki wadah minum yang menempel sehingga burung adapat memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan air sepanjang waktu.

“Burung lovebird membutuhkan mandi secara teratur untuk mencegah dirinya terserang sakit. Jika burung lovebird tidak dimandikan, bulu-bulunya akan tampak kotor dan lusuh,”ungkapnya.

Untuk memandikan lanjutnya, lakukan hal ini beberapa kali sehingga lovebird akan terbiasa dan akan mencuci dirinya sendiri. Setelah memandikannya, jangan lupa untuk segera mengeringkan burung dengan menggunakan handuk kecil dan letakkan dia di ruangan yang hangat sehingga dia tidak kedinginan.

Ini juga untuk membuat Burung mempunyai mental petarung, harus sering dilatih secara  terus menerus karena akan membuat terbiasa sehingga pada saat diperlombakaang sudah siap mengikuti kontes

“Saat diikutkan dalam kontes suara, birahi Burung harus stabil supaya mengeluarkan suara “kek..kek.. kek” dengan durasi yang panjang dan maksimal. Hal ini juga akan menambah kepuasan tersendiri bagi pemiliknya serta melambungkan nilai jual Burung Lovebird,”tambahnya. ( yoga tri cahyono )

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!