by

Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center Banyumas Tak Kenal Lelah Bertugas Saat Pandemi Covid-19

-Inspirasi, Update-dibaca 6.00Rb kali | Dibagikan 15 Kali

Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Banyumas tak kenal lelah membantu masyarakat. Merebaknya wabah COVID-19 membuat masyarakat Kabupaten Banyumas khawatir. Saat ini, banyak masyarakat Banyumas yang dikarantina karena reaktif COVID-19.

“Kita ada sekitar 12 personil, di Rumah Karantina Pondok Slamet 2 personil, Wisma Wijaya Kusuma 1 personil, Hotel Rosenda 1 Personil dan Pusdiklat Baturaden 8 personil,” kata Yahya Nur Abidin Komandan Team Reaksi Cepat (TRC) MDMC Banyumas, Senin (7 Desember 2020).

Mereka mengisi waktu dengan menjalankan misi kemanusiaan menjadi Relawan MDMC sejak mulai mewabahnya pandemic virus covid 19 lalu. Saat itu, Pemkab Banyumas mulai mempersiapkan lokasi karantina bagi para pelaku yang terpapar corona. Mereka pun turut membantu mempersiapkan lokasi karantina ini.

Sejak 20 November lalu hingga hari ini, mereka terus bertugas baik di lokasi karantina maupun dengan mendatangi berbagai fasilitas publik di Kota Purwokerto untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

“Selain suport rumah karantina, Kita juga melakukan penyemprotan disinfektan di rumah warga yang positif covid,” jelasnya.

Aktivitas penyemprotan disinfektan terus dilakukan sampai saat inimulai dari daerah terpencil sampai ke kota-kota. Mereka pun praktis setiap harinya berrtugas di lokasi karantina membantu Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Banyumas melayani warga yang sedang dikarantina.

“Besar harapan kami semoga masyarakat Banyumas tetap semangat menjaga protokol kesehatan dan semoga pandemi cepat berakhir. Kami juga ucapkan terimakasih kepada Lazismu Banyumas yang telah banyak memberi support,” pungkasnya

 

 

 

Baca Juga:  Oji-Jeni Kalah 50.006 Suara dari Tiwi-Dono di Pilkada Purbalingga. 198.824 Pemilih Tak Gunakan Haknya

Comment

Berita Lainnya