by

Racana Sunan Kalijaga-Cut Nyak Dien IAIN Purwokerto dan ISJ Jateng Kupas Bareng Strategi dan Teknik Reportase Pramuka pada Masa Pandemi Covid-19

-Pendidikan, Update-dibaca 6.94Rb kali | Dibagikan 48 Kali

Racana Sunan Kalijaga-Cut Nyak Dien berpangkalan di  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto sukses mengadakan webinar kepramukaan. Kegiatan yang diikuti oleh 103 peserta dari seluruh Indonesia menghadirkan pemateri Koordinator Indonesia Scout Journalist (ISJ) Region Jawa Tengah, Kak Ahmad Sidiq.

Dalam webinar melalui Zoom Meeting yang mengangkat tema “Strategi dan Teknik Reportase Pramuka pada Masa Pandemi Covid-19”, Kak Ahmad Sidiq mengatakan, dalam masa pandemi Covid-19 ini meskipun kegiatan kepramukaan secara nasional dibatasi, namun peliputan masih bisa dilakukan pada kegiatan yang ada di lingkungan sekitar. Sehingga reportase pramuka tetap berjalan.

“Tidak ada alasan untuk tidak membuat liputan ketika masa pandemi covid karena banyak cara bisa kita lakukan untuk mendapatkan informasi,” katanya Minggu, (13 Desember 2020)

Kak Sidiq, pemegang id ISJ#1177 menjelaskan, bahwa teknik peliputan berita pada masa pandemi dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu teknik Luring (datang langsung ke lokasi) dan Daring (dalam jaringan).

Di era pandemi ini, teknik luring masih bisa dilakukan tetapi harus menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.  Selain itu, teknik daring menjadi teknik yang lebih sering digunakan ketika masa pandemi.

“Googling, telpon/video call, dan chat by WA menjadi strategi yang dapat dilakukan pada teknik daring. Googling dimaksudkan untuk mencari istilah yang belum dipahami,  sedangkan dua strategi lainnya bermaksud untuk mencari bahan berita,” katanya.

Kak Sidiq mengingatkan, sebelum memulai wawancara disarankan untuk memperkenalkan diri dengan menyebut nama, asal instansi, dan tujuan. Selain itu, ketika menghubungi narasumber untuk meminta informasi kegiatan, juga harus sopan dan memperhatikan waktu luang narasumber.

“Saya optimis dan yakin kegiatan ini akan bermanfaat bagi teman-teman dan saya ketika kegiatan ini tidak berhenti di hari ini saja. Tapi berlanjut dengan memulai membuat liputan,” ujarnya sebagai closing statement.

Baca Juga:  Kota Bekasi Luncurkan Progam Menanam Hidroponik dan Aquaponik

Anggota Dewan Racana IAIN Purwokerto, Kak Tias Listiani mengaku bangga mengikuti kegiatan ini. “Kesannya mantap sekali kak, pematerinya juga sangat joss, saya jadi bisa dapat banyak ilmu terkait reportase.” ungkap Kak Tias

Untuk diketahui, ISJ adalah komunitas kemasyarakatan non-politis yang bersifat independen dan disepakati terbentuk pada tanggal 14 Agustus 2015. Tujuan utama dari ISJ adalah membangkitkan dan mengembangkan minat jurnalistik di kalangan anggota Gerakan Pramuka maupun minat pewarta untuk lebih banyak mempublikasikan berita – berita kepramukaan. (rilis Kak Farida, calon member ISJ Jateng)

Comment

Berita Lainnya