by

PWI Purbalingga Gelar Pelatihan Jurnalistik untuk Pewarta Pramuka Purbalingga

-Pendidikan, Update-dibaca 2.26Rb kali | Dibagikan 7 Kali

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Purbalingga memberikan bekal pemantapan tugas pewarta Pramuka. Sebanyak 23 pewarta Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Purbalingga mengikuti agenda tetap PWI dengan melibatkan bidang Humas dan Protokol (Humpro)  Kwarcab.

Ketua PWI Purbalingga yang juga wartawan Wawasan, Joko Santoso mengatakan, kursus ini merupakan kegiatan rutin yang diagendakan oleh PWI Purbalingga. Tujuannya membekali anggota pramuka dengan kemampuan dasar-dasar ‎ilmu jurnalistik, baik itu cara melakukan riset dan wawancara dan endingnya dapat membuat tulisan yang baik, membuat video, dan juga teknik fotografi.

“Kita menginginkan, masyarakat termasuk anggota Pramuka melek dengan dunia jurnalistik, dan pandai menilai untuk membedakan mana berita benar dan berita bohong atau hoax. Karena kondisi saat ini tidak bisa dipungkiri seiring dengan pesatnya perkembangan informasi yang mudah didapatkan, namun tidak semua informasi utuh kebenarnanya sehingga menyebabkan maraknya berita bohong atau hoax di masyarakat,” katanya.

Wakil Ketua Bidang Humas dan Protokol, Tri Gunawan Setiadi dalam sambutan pembukaan menuturkan, satu tugas bidang Humpro Kwarcab adalah selalu berada terdepan dan selalu terhubung dengan memberikan informasi yang bertujuan untuk meningkatkan citra Gerakan Pramuka yang baik sehingga memunculkan dukungan masyarakat terhadap Gerakan Pramuka.

“Artinya, para Andalan di bidang Humpro diharapkan sudah harus memprogramkan untuk selalu mempublikasi kegiatan seluruh bidang yang ada di Kwarcab Purbalingga,” ungkap Tri Gunawan, di Sanggar Bakti Pramuka, Selasa (17 November 2020).

Terkait kursus kehumasan ini lanjut Tri Gunawan merupakan satu upaya memantapkan serta memberi bekal pengetahuan untuk para pewarta Pramuka di Kwarcab Purbalingga.

“Kami berharap, anggota Pramuka mampu menyebarkan kegiatan Pramuka kepada masyarakat luas. Tentu, harus dimasifkan dalam membuat konten-konten tentang informasi semua kegiatan pramuka,” ungkap Tri Gunawan

Ketua Pantia, Ety Tri Setyowati menuturkan, kursus ini dikuti para Pramuka Penegak dan Pandega yang telah diseleksi dan lolos menjadi pewarta Pramuka di Kwarcab Purbalingga. Tujuannya memantapkan dan memberi bekal dasar-dasar jurnalistik yang mengait dengan pengetahuan (knowledge), keahlian atau keterampilan (Skill) jurnalistik, etika atau sikap (attititude) dalam mengkaji proses penyampaian pesan, gagasan, pemikiran, atau informasi kepada orang lain dengan maksud memberitahu, mempengaruhi, atau memberikan kejelasan

“Untuk kursus ini, bidang Humpro melibatkan para wartawan di PWI. Pasalnya, PWI merupakan organisasi wartawan terbesar di Indonesia mempunyai kapabiltas dan kualitas para wartawan yang sudah tidak diragukan.Untuk kakak-kakak wartawan dari PWI, kami atas nama Kwarcab Purbalingga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama ini.” katanya.

Dalam kursus ini, para peserta diberikan materi Teknik Reportase dan Wawancara  oleh Arief Noegroho Sekretaris PWI yang juga wartawan Suara Merdeka, Menulis Feature oleh Lilian Kiki Triwulan staf seksi Informasi Komunikasi di Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Purbalingga.

Selanjutnya, Budi Cahyo Utomo Seksi Kesra dan Kerjasama yang juga Ka Biro Radar Banyumas wilayah Purbalingga membekali materi Jurnalisme Warga, Catur Edi Purwanto Seksi Polkam yang juga wartawan MNC TV dengan materi Jurnalisme Televisi, dan di penghujung acara, Wakil Ketua PWI yang juga Ka Biro Suara Merdeka wilayah Purbalingga dan Banjarnegara, Ryan Rachman membekali dengan materi Praktik Menulis dan Membuat Berita.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, seluruh peserta tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Protokol itu adalah, mengukur suhu badan sebslaum kegiatan, mencuci tangan dengan sabun emnggunakan air yang mengalir, memakai masker dan menjaga jarak aman.

Comment

Berita Lainnya