Purbalingga Semakin Kekurangan Guru SD

By: On: Dibaca: dibaca 497x
Purbalingga Semakin Kekurangan Guru SD

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga mencatat jumlah guru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) saat ini sebanyak 4.284 guru, dengan rincian 2.954 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.328 Guru Tidak Tetap (GTT).

Kepala Dindikbud Kabupaten Purbalingga, Setyadi melalui Kepala Bidang Tenaga Kependidikan (Kabid Tendik) pada Dindikbud Ardi Parwoko menuturkan, belum tercukupinya kebutuhan tenaga pengajar di sejumlah sekolah tersebut pun membuat sekolah mau tidak mau mengangkat GTT baru. Untuk GTT, dana komite sekolah dikatakan menjadi solusi untuk kebutuhan honorarium mereka.

“Kita dibantu oleh SK Bupati bagi GTT yang sudah memenuhi syarat. Sementara untuk GTT lain, kemandirian masing-masing sekolah melalui dana BOS, dengan catatan tidak lebih dari 15 persen. Jika memang masih belum bisa, sekolah biasanya mengatasi hal tersebut melalui dana dari komite sekolah,” tuturnya kepada tabloid elemen media satu jaringan dengan cyber media lintas24.com, Kamis (20 Nopember 2019).

Staf Bidang Tendik, M. Wahyu Wardoyo menyatakan, perbandingan jumlah sekolah sebanyak 459 dengan 73.059 peserta didik, Jumlah tersebut sedikit di bawah jumlah ideal guru sebanyak 4.294 guru. Terlebih, jumlah guru yang memasuki masa pensiun untuk jenjang ini mencapai ratusan.

“Kekurangan tenaga pengajar di Kabupaten Purbalingga pada tahun ini paling banyak terjadi pada (SD). Tahun ini saja ada sebanyak 439 guru yang memasuki masa pensiun. Yakni 303 guru SD, 25 guru penjasorkes, dan 111 guru pendidikan agama,” tuturnya

Ia memaparkan, untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), saat ini terdapat 1.630 guru dengan rincian 1.134 PNS dan 496 GTT. Jumlah tersebut pun masih terbilang di bawah jumlah ideal guru sebanyak 1.849 guru untuk 29.710 peserta didik dalam 981 rombel pada 60 sekolah. Pada jenjang SMP yang masuk masa pensiun tidak sebanyak pada SD, yakni sebanyak 94 guru.

“Terbanyak adalah guru mapel IPA dan IPS sebanyak masing-masing 14 guru yang pensiun,” ungkapnya

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!