Purbalingga Krisis Wasit Renang

By: On: Dibaca: 27,806x
Purbalingga Krisis Wasit Renang

Kabupaten Purbalingga dikenal sebagai salah satu penghasil atlet renang berprestasi di Jawa Tengah. Namun sayangnya, saat ini daerah ini mengalami krisis wasit renang. Hal ini dinilai ikut berpengaruh terhadap peningkatan prestasi.

“Saat ini Kabupaten Purbalingga hanya memiliki dua pelatih renang yang berlisensi C tingkat Jawa Tengah. Itu pun keduanya hampir memasuki masa pensiun,” kata Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Purbalingga, Bandu Suharjono.

Karena alasan itulah, Pengkab PRSI Purbalingga menggelar Pelatihan Wasit Renang Linsensi C Tingkat Jawa Tengah di Aula Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purbalingga, Jumat-Minggu (16-18/2).

“Pelatihan ini untuk regenerasi wasit renang. Dengan banyaknya wasit renang yang memiliki SDM baik, ke depan harapannya, mereka bisa berkontribusi banyak dalam peningkatan prestasi renang di Purbalingga. Kalau ada kejuaraan yang digelar di sini, kami juga tidak kebingungan,” paparnya.

Sekadar informasi, rencananya Kabupaten Purbalingga akan menjadi tuan rumah kejuaraan renang antarperkumpulan tingkat Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang akan digelar pada April mendatang. Dengan ketersediaan wasit berlisensi C Jawa Tengah, kejuaraan itu diharap bisa lebih sukses.

Kepala Dinporapar Kabupaten Purbalingga, Yanuar Abidin saat membuka pelatihan tersebut mengatakan, pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi pelatihan wasit renang tersebut. Hal itu untuk menjawab kekurangan wasit renang di Purbalingga yang tinggal dua dan mau pensiun.

“Sehingga dapat memenuhi kebutuhan wasit. Tadi ada 11 peserta dari Purbalingga yang ikut. Ke depan kebutuhan wasit bisa tercukupi. Peningkatan prestasi dalam olahraga tidak hanya keberadaan atlet saja, tapi sarana dan prasarana serta SDM yang cukup. Wasit dan pelatih, unsur itu juga harus dapat terpenuhi,” katanya.

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!