PT Mabito Karya Produsen Axioo Gandeng SMK Negeri 1 Purbalingga Buka Axioo Class Program

By: On: Dibaca: 97,431x
PT Mabito Karya  Produsen Axioo  Gandeng SMK Negeri 1 Purbalingga Buka Axioo Class Program

PT Mabito Karya produsen elektronik Indonesia Axioo bekerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Purbalingga membuka Kelas Program Axioo (Axioo Class Program).

Axioo Class Program merupakan program pendidikan untuk menyiapkan tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan industri lewat program sinkronisasi kurikulum, workshop berkelanjutan bagi guru, program pelatihan untuk para murid dan guru SMK di seluruh Indonesia, pembelajaran berbasis IT serta validasi sertifikasi bertaraf internasional. Axioo Curriculum Program telah berlangsung sejak tahun 2009.

Education Program Manager, Ahmad Fauzi Muzaki mengungkapkan, pihaknya membuka satu kelas binaan. Dalam kelas ini terdiri dari  36 siswa terpilih dari program keahlian Teknik Komputer Jaringan (TKJ) untuk dilatih training basic untuk perakitan laptop dan produk teknologi lainnya.

“Sasarannya, membantu dunia pendidikan di Indonesia menghasilkan lulusan yang siap kerja sehingga bisa bermanfaat baik bagi negara dan dunia industry,”tuturnya usai kegiatan di sekolahan setempat, Rabu (5 September 2018).

Ahmad Fauzi Muzaki menambahkan, Melalui Program ini, produsen laptop axioo berharap bisa menyiapkan siswa melek teknologi, sehingga para siswa di kelas ini nantinya tidak hanya trampil merakit laptop namun juga memahami standart operasi prosedur industri.

“Siswa nantinya tidak hanya terampil merakit laptop, komputer dan tablet namun juga memahami standar operasional prosedur (SOP) industri. Siswa juga akan menerima sertifikasi industri dan nasional,” kata Muzaki

Untuk para siswa setelah lulus lanjut Muzaki, terbuka peluang tenaga kerja muda Indonesia untuk bersaing dengan tenaga kerja asing.  Dan siswa lulusan terbaik akan dilamar dan ditawari pekerjaan untuk bekerja di PT Mabito Karya Indonesia.

“Sebagai perusahaan asli Indonesia, kami tergerak untuk meningkatkan kualitas SDM tenaga kerja lokal. Lulusan program ini akan memiliki standar internasional sehingga bekerja di luar negeri,” jelas Muzaki.

Muzaki menambahkan, semua siswa di kelas  program ini juga menerima satu unit laptop, serta pakaian seragram. Di sini, para murid akan diajari dan dibimbing untuk merakit laptop dan tablet, serta cara memperbaikinya jika ada kerusakan. Dengan begitu, siswa akan mempunyai nilai kompetensi yang lebih baik dibanding lulusan SMK lain, disamping sebagai tenaga kerja siap pakai.

“Selain teori dan praktik,‎ setelah lulus,‎ mereka akan menerima sembilan sertifikat bertaraf internasional. Dengan begitu, mereka dipastikan bisa mendaftar kerja ke sejumlah perusahaan besar di Indonesia maupun luar negeri. Saya yakin, mereka pasti diterima,” tambahnya.

Kepala SMK Negeri 1 Purbalingga, Yosep Win Puji Punarwo mengungkapkan, tujuan Axioo Class Program untuk menjembatani dunia Pendidikan dengan industri IT nasional Indonesia melalui implementasi kelas industry. Ke-36 peserta Axioo Class Programe (ACP) sudah menjalani seleksi sejak awal. Mereka akan mendapatkan kurikulum, Prakerin (Praktik kerja industri), magang, pelatihan, uji kompetensi, dan kesempatan rekrutmen.

“Program ini adalah program pendidikan untuk membantu anak didiknya supaya siap kerja sesuai dengan kebutuhan industri. Nantinya, para siswa akan mengikuti program tersebut selama tiga tahun.

Namun, tidak semua siswa dapat mengikutinya karena harus diseleksi,’ungkapnya.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Manager Education Program Manager Ahmad Fauzi Muzaki dengan Kepala SMK Negeri 1 Purbalingga Yosep Win Puji Punarwo dan disaksikan oleh Kepala Badan pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus Wilayah V, Gunawan Sudarsono. (yoga tri cahyono)

 

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!