Proyek Bukit Mendelem Untuk Satu Ikon Andalan Pemalang Dilanjutkan

By: On: Dibaca: 172,069x
Proyek Bukit Mendelem Untuk Satu Ikon Andalan Pemalang Dilanjutkan

Penataan perbukitan Mendelem di Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, ditargetkan rampung tahun 2019 ini.  Pasalnya, pekerjaan ini tidak bisa terselesaikan pada tahun anggaran 2018, akhirnya  proyek dilanjutkan tahun 2019. Tetapi mekanismenya tidak lelang terbuka dan hanya penunjukan.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim), Mugiyatno menuturkan,  pagu anggaran yang dipasang hanya Rp 200 Juta, disebabkan nilai tersebut hanya untuk pekerjaan penyelesaian saja.

Sedangkan untuk pemasangan lampu, direncanakan akan dibiayai dari anggaran perubahan senilai Rp 200 Juta. Adapun spesifikasinya berupa lampu sorot yang sudah siap pasang, sehingga diperkirakan akan lebih cepat penyelesaiannya. Namun jika sebelumnya direncanakan menggunakan lampu tenaga surya, kali ini diganti dengan lampu penerangan yang menggunakan sumber daya dari PLN.

“Ya betul, pekerjaan tidak selesai, sempat putus kontrak pada tahun 2018 karena faktor alam dan cuaca. Tahun ini  proyek dikebut dan ditargetkan selesai,”ungkapnya  kepada cyber media lintas24.com, Rabu (21 Agustus 2019).

Ia menguraikan, Pemerintah Kabupaten Pemalang tahun 2018 merencanakan menata bukit Mendelem, dengan pekerjaan berupa pemasangan tulisan Pemalang dengan ukuran raksasa di punggung bukit. Proyek tersebut dianggarkan sebesar Rp 1,7 Miliar, berupa pemasangan tulisan sekaligus dengan lampu penerangan menggunakan tenaga surya. Akan tetapi karena pelaksana mengalami kendala alam, melihat lokasi yang sulit dan kondisi saat itu tengah musim hujan, akhirnya pekerjaan tidak terselesaikan hingga akhir tahun dan anggaran hanya terpakai sebagian.

“Rencananya untuk menjadi satu ikon daerah juga karena dapat terlihat dari jauh. Namun, sampai batas waktu pekerjaan hanya rampung 60%, sehingga pembayaranpun hanya diberikan sesuai dengan pelaksanaan yang sudah dilakukan,” ungkap Mugiyatno

 

 

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!