Presiden Jokowi Akan Hadir di Purbalingga

By: On: Dibaca: 10,334x
Presiden Jokowi Akan Hadir di Purbalingga
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

“Ground Breaking” Bandara Soedirman

 

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan hadir melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman.  Rencananya acara tersebut akan dilaksanakan pada akhir April ini.

“Ada dua jadwal yang disiapkan. Jika tidak Senin (23/4) kemungkinan pada  Senin (30/4),” kata Bupati Purbalingga Tasdi, Minggu (8/4).

Diungkapkan, peletakan batu pertama pembangunan bandara yang ada di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja tersebut menjadi awal pembangunan. Rencananya akhir tahun ini bandara tersebut akan menjadi bandara komersial. “Kami mohon doa restu seluruh warga Purbalingga. Semoga presiden bisa hadir dan melaksanakan groundbreaking secara langsung,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, , Pemkab Purbalingga telah menandatangani MoU terkait pembangunan bandara Soedirman. Pihak yang menandatangani masing-masing  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,  Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Asisten Logistik KSAU Marsekal Muda TNI Yadi Husyadi, dan Direktur Utama  LPPNPI (Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia)/Airnav Indonesia, Novie Riyanto.

“Penandatangan MoU antara Pemkab Purbalingga dengan berbagai pihak tersebut  menjadi catatan sejarah dimulainya realisasi pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman. Selanjutnya, PT Angkasa Pura II yang akan menjadi operator bandara Soedirman  mulai merealisasikan pembangunan fisik dengan finalisasi Detail Enginering Design (DED),” kata Tasdi.

Sebelumnya, Markas besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) telah memberikan ijin dan persetujuan kepada Pemkab Purbalingga yang membangun akses jalan menuju bandara  di wilayah Kemangkon. Lahan milik TNI AU yang akan dibangun akses jalan itu sepanjang 420 meter x 20 meter. Persetujuan itu terungkap dalam rapat yang digelar di oleh Tim Teknis Aset TNI AU.

Dalam kunjungan kerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, bulan Agustus 2017 ,  diputuskan untuk pengembangan Lanud Jenderal Besar Soedirman (Wirasaba) menjadi bandara Jenderal Besar Soedirman. Pengelolaan bandara komersial itu nantinya dilakukan oleh PT AP II selaku operator.

“PT AP II menyiapkan anggaran Rp 350 miliar untuk membangun berbagai sarana prasarana pendukung seperti runway, taxiway, bangunan terminal seluas 3.000 meter persegi dan sarana lain. Untuk landasan pacu, dari sekarang 850 meter, akan diperpanjang menjadi 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Tahap selanjutnya akan diperpanjang lagi menjadi 2.000 hingga 2.400 meter,” imbuhnya.(dian mulyawati)

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!