PPP Dukung Pembangunan Purbalingga Islamic Centre

By: On: Dibaca: 137,669x
PPP Dukung Pembangunan Purbalingga Islamic Centre

 

ppp6

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mendukung rencana Pemkab Purbalingga yang akan membangun Islamic Centre. Langkah tersebut dianggap merupakan sebuah upaya untuk pembangunan keimanan bagi masyarakat.

“Kami mendukung rencana Bupati Tasdi yang akan membangun Islamic Centre. Kami meminta agar jajaran pengurus PPP di Kabupaten Purbalingga memberikan dukungan penuh atas proyek tersebut,” kata Ketua Umum DPP PPP Ir. H.M. Romahurmuziy, MT (Gus Rommy), saat memberikan pengarahan  dalam Halal bi Halal dengan jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kabupaten Purbalingga, di Gedung Dekopinda, Sabtu (6/8).

Dia juga memberikan apresiasi terhadap program Subuh Berjamaah yang gencar dilaksanakan bupati selama enam bulan menjabat. Kendati di Pilkada 2015, partainya tidak memberikan dukungan resmi terhadap pencalonan Tasdi, namun saat ini dia menginstruksikan agar jajaran PPP memberikan dukungan penuh.

“Kita harus mendukung karena pembangunan keagamaan juga dilaksanakan,’ ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Tasdi, Ketua DPRD Tongat, Ketua DPC PPP Hj Nurul Hidayah Supriyati dan jajaran pengurus dan kader PPP.  Bupati Tasdi menyampaikan pembangunan fisik kawasan Islamic Centre  akan dilaksanakan bertahap dari tahun 2017 hingga 2021 mendatang. Sarana tersebut akan dibangun di lahan seluas 4,5 hektar, di wilayah Kelurahan Karangmanyar Kecamatan Kalimanah. Perkiraan anggaran untuk pembangunan kawasan itu sekitar Rp 50 Miliar hingga Rp 75 Miliar.

“Pada APBD Perubahan 2016, Pemkab Purbalingga menyusun Detail Engineering Design dan Masterpan kawasan Islamic Centre ,” tuturnya.

Tasdi menyebutkan, dalam kawasan Islamic Centre terdapat miniatur untuk keperluan manasik haji. Terdapat ka’bah, masjid dengan bentuk menyerupai Masjidil Haram yang dilengkapi dengan Mihrab, Maktab, terowongan Mina, Mudzalifah, padang arafah untuk Wuquf, jogging track untuk sa’i dari Sofa ke Marwah dan Raudhoh.

Selain miniatur venue haji, di kawasan itu juga akan dibangun gedung pengelola, gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia  (IPH), gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), gedung Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan ruang konferensi, taman dan areal parkir.

Islamic Centre  lanjut Tasdi, bakal menjadi semacam pusat kajian dalam membedah dinamika masalah agama Islam. Sehingga dapat diatasi dan diselesaikan secara sistematis dan terstruktur.

“Di kawasan  inilah, nantinya semua kegiatan keagamaan Islam tingkat kabupaten dilaksanakan. Calon haji menjalani manasik di sana. Berangkat ke embarkasi dan pulang juga kesana,” imbuhnya.(Muhammad noor)

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!