by

PPP Beri Rekomendasi Oji-Jeni untuk Maju di Pilkada Purbalingga 2020

-Politik, Update-dibaca 13.02Rb kali | Dibagikan 51 Kali

Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP) resmi memberikan rekomendasi kepada Calon Bupati Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) dan Wakil Bupati Purbalingga Zaini Makarim Supriyatno (Zaini). Rekomendasi diserahkan Wakil Ketua DPP PPP KH Arwani Thomafy didampingi Ketua  DPW Jawa Tengah H. Masruhan Syamsuri, Sekretaris DPW PPP Jawa Tengah Abdul Syukur, di Hotel Mexsolie Kebumen, Selasa (4 Agustus 2020).

Usai menerima rekomendasi, Jeni menjelaskan, rekomendasi PPP untuk dirinya diterima di Kebumen. Bersamaan dengan penyerahan rekomendasi PPP kepada calon Bupati, Arif Sugiyanto dan calon wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih yang juga akan menjadi peserta di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kebumen, 9 Desember 2020 mendatang.

“Alhamdulillah, kami berbahagia sekali karena kami bisa bersilaturahim dan telah resmi mendapat dukungan rekomendasi dari PPP. Dengan turunya rekomendasi ini, akan lebih menguatkan kami dalam melakukan konsolidasi ditingkat Kabupaten. Dan hal ini juga akan kami lakukan untuk semua partai pengusung lainnya,” ungkap Jeni yang didampingi Ketua DPC PPP Nurul Hidayah Supriyati dan Sekretaris DPC PPP Purbalingga In’am Birohmatilah, kepada media siber lintas24.com, Selasa (4 Agustus 2020)

Adik ipar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini mengatakan, adanya beberapa PAC PPP di Kabupaten Purbalingga yang menolak rekomendasi merupakan hal biasa karena politik adalah dinamis.  Hal itu biasanya terjadi saat rekomendasi belum turun.

“Tetapi dalam aturan kepartaian biasanya kordinasi kebawahnya itu merata, jadi Kalau DPP sudah bilang A ya sampai ranting pun mengikuti intruksinya. Aturan partai harus tegak lurus. Kalau  DPP bilang A ya sampai ranting harus mengikuti,” tuturnya.

Ia mengatakan, saat ini tinggal dua partai yang belum merapat ke kubunya yaitu partai Gerindra dan PKS.  Sementara Partai PAN telah merapat ke kubu Petahana.

“Mudah-mudahan saja ini masih berproses.  Khan masih lama masa pendaftaran,” tuturnya.

Sementara itu, calon Bupati Purbalingga, Oji menepis telah meninggalkan pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Purbalingga saat di koalisi Pelangi. Dirinya menilai ketua DPD PAN Kabupaten Purbalimgga di koalisi pelangi adalah orang yang sangat intens berkomunikasi dengannya untuk menentukan calon wakil bupati.

“Saat detik-detik terakhir (injury time), nama dari PAN belum muncul juga. Saya juga ditarget dari PKB,” tuturnya.

Oji tidak membenarkan atas statemen yang disampaikan di hadapan awak media. Bahkan saat deklarasi bersama Jeni di Hotel Grand Braling Purbalingga, pihaknya juga mengundang seluruh pengurus PAN di Kabupaten Purbalingga.

“Jadi menurut saya tidak tepat jika ditinggalkan, ” jelasnya.

Ia mengatakan masih ada dua partai yang belum merapat ke kubunya.  Pihaknya akan terus melakukan komunikasi terhadap kedua partai tersebut.

“Kalau poros ketiga Insya Allah  tidak ada, ” katanya.

 

 

Comment

Berita Lainnya