by

Polisi Kembali Gerebek 4 Orang Penjudi

-kriminal-dibaca 101.97Rb kali | Dibagikan 48 Kali

Judi Kesugihan

CILACAP – Kembali, unit reskrim kepolisian sektor di wilayah hukum Polres Cilacap menunjukkan tajinya. Kali ini, Polsek Kesugihan berhasil menangkap empat orang pelaku perjudian jenis ceki atau koah, dan salah seorang dari pelaku yang ditangkap adalah pemilik rumah yang digunakan untuk bermain judi.

Supar (55), ditangkap di rumahnya di Desa Kuripan Kidul, Kecamatan Kesugihan. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sedang bermain judi ceki atau koah bersama tiga pelaku lainnya, yaitu Satam, Warsino, dan Rusriyanto.

Kapolres Cilacap AKBP Ulung Sampurna Jaya melalui Kapolsek Kesugihan AKP M Ilham, Jumat (08/04) mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berawal pada Minggu (3/4), sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di rumah Supar sedang digunakan untuk bermain judi,” katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Ipda Pardijono beserta anggota lantas melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.

“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata benar di rumah Supar sedang digunakan untuk bermain judi. Kami kemudian melakukan penangkapan,” ungkap AKP M Ilham.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 570 ribu dan satu set kartu ceki.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku menjelaskan bahwa setiap permainan, masing-masing pelaku memasang uang taruhan sebesar Rp 20 ribu. Setelah kartu ceki yang berjumlah 120 dibagi kepada masing-masing pelaku 14 lembar kartu, dan sisanya diletakkan di meja untuk nantinya diambil secara bergiliran.

Permainan dinyatakan selesai atau game jika salah satu pemain mempunyai 3 jenis kartu yang sama dijadikan seri dan 2 kartu yang sama dijadikan jago dan kartu yang dimiliki tersebut cocok semua atau disebut ceki, maka berhak atas uang taruhan.

Dan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 303 KUHP tentang Perjudian dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (estanto prima yuniarto)

 

 

Comment

Berita Lainnya