by

Plt Kepala Disdikbud Jawa Tengah, Padmaningrum: Belum Lunas SPP dan Uang Gedung. Sekolah Swasta Maupun Negeri Tidak Boleh Menahan Ijazah Siswa

-Pendidikan, Update-dibaca 5.26Rb kali | Dibagikan 23 Kali

Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Provinsi Jawa Tengah memberi penegasan untuk satuan pendidikan, yaitu tidak membolehkan adanya penahan ijazah siswa meski memiliki tanggungan pembayaran biaya sekolah di masa pandemi.

Plt Kepala Disdikbud Provinsi Jawa Tengah, Padmaningrum, mengatakan bahwa Dinas akan mendatangi sekolah yang bersangkutan apabila satuan pendidikan tersebut menahan ijazah siswa.

“Baik sekolah Swasta maupun Negeri tidak boleh menahan ijazah siswa, meski wali murid belum melunasi biaya SPP ataupun uang gedung,”ujarnya kepada siber lintas24.com, Rabu (02 September 2020).

Ia menambahkan, hak belajar bagi siswa harus tetap diutamakan meski masih ada tanggungan biaya ke sekolah. Keadaan saat ini pun sangat tidak menguntungkan bagi orang tua siswa, apalagi yang kesulitan masalah finansial atau ekonomi.

“Kekurangan pembayaran bukan tanggung jawab siswa, namun wali murid. Jadi ijazah harusnya diberikan, dan pihak sekolah melakukan koordinasi dengan wali murid,”tambahnya.

Padmaningrum juga menegaskan, bahwa Disdikbud akan menggelar koordinasi dengan cabang dinas dan satuan pendidikan yang ada di wilayah Jawa Tengah terkait pelarangan pungutan biaya ke siswa atau wali murid oleh satuan pendidikan.

“Kami kembali menegaskan, pungutan apapun tidak diperkenankan. Apalagi sifatnya pemaksaan dan tidak disepakati wali murid, kecuali sumbangan yang diberikan wali murid secara sukarela,” imbuhnya.

Meskipun ada sumbangan sukarela dari wali murid, dana tersebut tetap harus dilaporkan dalam laporan keuangan sekolah, agar tercipta transparansi antara pihak sekolah dan wali murid.

Editor : Rizky Riawan Nursatria

Comment

Berita Lainnya