by

Pjs Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana Gelar Media Gathering Bersama Wartawan Purbalingga

-Inspirasi, Update-dibaca 7.37Rb kali | Dibagikan 27 Kali

Pjs Bupati Purbalingga, Sarwa Pramana menggelar Media Gathering bersama 25 wartawan media online, media cetak, dan elektronik, di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Kamis (22 Oktober 2020).

Baca Juga: Sarwa Permana, Penjabat Sementara Bupati Purbalingga

Dalam kegiatan itu Sarwa Pramana yang juga Asisten Pemerintahan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyajikan data perkembangan kegiatan yang sudah dilakukan dan akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.

Baca Juga: Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana: Santri Sehat, Indonesia Kuat. Pesantren Mampu Menangangi Dampak Pandemi Covid-19

Baca Juga:

Baca Juga: Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana: Jika Anggaran Kurang Atasi Covid-19, Bisa ke Pemrpov atau Pusat

Baca Juga: Mendesak Segera Dibahas, Pemkab Purbalingga Serahkan Raperda Penanggulangan Penyakit Menular

“Dalam rangka persiapan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020). Pemkab Purbaingga telah membentuk Desk Pilkada,” ungkap Sarwa Pramana

Baca Juga: Ibu Hamil dan Ibu Menyusui di Purbalingga Dapat Paket Ikan untuk Cegah Stunting

Baca Juga: Karangreja dan Karangjambu Purbalingga Disiapkan Jadi Pemasok Kopi Arabica di Indonesia

Pjs Bupati Purbalingga yang akan bertigas hingga 5 Desember 2020 ini menjelaskan, desk pilkada mempunyai fungsi yang pertama adalah fasilitasi pemecahan masalah yang muncul dalam setiap tahapan pelaksanaan Pilkada.  Kedua, antisipasi bencana alam pada lokasi pemungutan suara. Ketiga, menjunjung tinggi netralitas Aparatur Sipil Negera (ASN). Keempat, meminimalisir potensi konflik sehingga Pemilu berjalan aman dan kondusif. Selain itu, pelaksanaan Pilkada saat pandemic Covid-19 harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Soal keterbatasan personel pengamanan, karena perbandingan TPS yang lebih banyak harus didukung oleh masyarakat dan stakeholder, khususnya dalam menciptakan keamanan dan kondusifitas pelaksanaan pemungutan suara. Sedangkan untuk pelaksanaan anggaran Pilkada harus dilaksanakan secara akuntable dan memenuhi ketentuan administrasi,” ungkapnya

Ia menambahkan, untuk realisasi pelaksanaan anggaran Pemkab Purbalingga sampai dengan Rabu (21 Oktober 2020) telah terealisasi belanja tidak langsung sebesar 73, 60% dan belanja langsung sebesar 38,80%. Sebelumnya telah dibahas bersama antara Tim Anggaran Pemerintah daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD. Menurutnya, Kebijakan Umum APBD Serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2021 Kabupaten Purbalingga pada tahun depan masih dipengaruhi oleh dampak pandemi Covid-19 yang bersinggungan dengan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ada lima prioritas pembangunan Purbalingga tahun 2021 terdiri dari pengembangan sumberdaya lokal untuk pemulihan dan pengembangan ekonomi, dengan fokus pada pemberdayaan UMKM, IKM, pemulihan pariwisata dan industri kreatif, pengembangan pertanian, ketenagakerjaan dan peningkatan iklim investasi,” ungkapnya.

Selanjutnya imbuh Sarwa, pemenuhan kebutuhan dasar secara berkelanjutan, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan pangan dan papan khususnya bagi masyarakat miskin. Ketiga, mewujudkan sumberdaya manusia yang berdaya saing, dengan fokus pada pembangunan kesehatan melalui upaya promotif dan preventif terkait Covid-19, stunting dan kesehatan ibu-anak, pembangunan pendidikan, serta peningkatan pelayanan PMKS melalui perbaikan data terpadu kesejahteraan social.

Fokus keempat adalah pembangunan infrastruktur untuk mendukung pemulihan ekonomi dengan fokus pada pemeliharaan jalan, irigasi, dan pelayanan persampahan, serta peningkatan layanan air bersih dan sanitasi, khususnya pada desa miskin dan stunting.

“Terakhir, peningkatan kualitas pelayanan publik dengan fokus pada pengembangan e-government untuk meningkatkan kinerja pemerintahan,” katanya

Ia juga telah menyiapkan, antisipasi libur libur panjang peringatan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW 28 Oktober hingga 1 November 2020. Pemkab Purbalingga akan menerapkan kebijakan pembuatan kembali posko Covid-19 dan pemberian gelang terhadap para pemudik yang baru datang dari luar kota akan diberlakukan kembali guna mencegah penyebaran virus covid-19 di Purbalingga.

‘Kebijakan antisipatif itu seperti yang dilakukan pada saat lebaran dan telah dilakukan rapat bersama unsur terkait dengan hasil menyepakati untuk memperketat perbatasan terutama di delapan jalur keluar masuk Purbalingga. Pemberian gelang pada para pemudik yang masuk ke Purbalingga. Kita akan coba Posko di sana dan tadi Satpol PP sudah siap untuk membantu di sana sehingga mudah-mudahan ini bisa berjalan karena masih ada waktu untuk mempersiapkan itu,” ungkapnya. (Dwiyani Sukmajati)

Comment

Berita Lainnya