by

Peserta UTBK SBMPTN 2020 Wajib Pakai APD dan Jalankan Protokol Covid-19

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bersiap untuk menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Ketua Panitia UTBK Unsoed, Krisnhoe  Maya Woelandari mengatakan, Unsoed sebagai pusat UTBK 351 menggelar pra simulasi, diantaranya penerapan protokol kesehatan Covid-19. UTBK kurang lebih sudah 4 kali dilaksanakan, tetapi dengan kondisi sekarang ini diperlukan Protokol Covid-19 agar lebih ekstra hati-hati. Kesehatan peserta, panitia, dan juga lingkungan sangat diutamakan.

“Kemarin, Jum’at (26 Juni 2020), kita gelar simulasi UTBK SBMPTN di dua lokasi tes yaitu Laboratorium Terpadu Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Laboratorium Komputer FISIP Unsoed,” ungkapnya seperti dikutip cyber media lintas24.com dari unsoed.ac.id, Minggu (28 Juni 2020)

Ia menambahkan, tercatat sejumlah 16.700 peserta yang memilih pusat UTBK 351 Unsoed untuk melaksanakan ujian UTBK. Dari jumlah peserta ujian tersebut akan terbagi dalam 38 sesi.

“Unsoed telah menyiapkan 8 lokasi tes yang tersebar di sejumlah Fakultas yaitu Laboratorium Komputer Fakultas Ilmu sosidal & Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Fakultas Ilmu Budaya, Laboratorium Terpadu, Fakultas Hukum, Fakultas MIPA, Kampus Jurusan Kedokteran Gigi di Kalibakal, dan Fakultas Kedokteran,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pelaknaan UTBK SBMPTN mempertimbangkan rambu-rambu dari pusat Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

“Oleh karena itu, kebijakan yang terbaru adalah ujian akan dilaksanakan dua sesi, yang sedianya akan dilaksanakan empat sesi yang utamanya menghindari kerumunan massa yang terlalu banyak,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, pada pra simulasi itu dipraktekkan, mulai dari peserta yang diantar turun di area drop zone/ peserta yang menggunakan kendaraan sendiri, kemudian peserta di cek suhu badan, cuci tangan, peserta kemudian menuju ruang transit dan dicek ulang Alat Pelindung Diri (APD) yakni masker, sarung tangan, dan syarat lainnya.

“Setelah itu peserta dipandu panitia memasuki ruang ujian, peserta mengerjakan ujian sesuai dengan tempat duduk, sampai selesai dan dipandu keluar ruangan dan segera pulang. Waktu pelaksanaan tes hanya 105 menit (1 jam 45 menit). Pada sesi 1 akan dimulai pada pukul 09.00 – 11.15 wib, dan akan mulai lagi pada sesi ke-2 pukul 14.00 – 16.15 wib. Sehingga jeda antar sesi cukup panjang yaitu 2 jam,” ungkapnya.

Berkenaan dengan pelaksanaan kegiatan UTBK di Pusat UTBK-351/UNSOED, maka para peserta ujian untuk mencermati dan mempersiapkan hal-hal berikut ini :

  1. Membawa surat keterangan sehat dari puskesmas atau rumah sakit pemerintah,
  2. Khusus peserta yang berasal dari luar Provinsi Jawa Tengah atau dari Kabupaten/Kota di dalam Provinsi Jawa Tengah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Zona Merah Penyebaran Covid -19 wajib menunjukkan hasil Rapid Test dengan hasil non reaktif dan masih berlaku,
  3. Membawa identitas asli ( KTP/SIM/Paspor/Kartu Pelajar),
  4. Membawa Alat Pelindung Diri (Masker dan Sarung tangan) serta menggunakan baju lengan panjang pada saat ujian. Disarankan untuk membawa face shield,
  5. Membawa peralatan tulis dan semua kelengkapan persyaratan yang diwajibkan oleh LTMPT untuk dibawa pada saat ujian,
  6. Mengisi form riwayat kesehatan dan riwayat perjalanan dari rumah ke lokasi ujian dan kembali ke rumah. Ada pun form disediakan di lokasi ujian,
  7. Bagi yang berasal dari luar Purwokerto tidak diperkenankan menginap di rumah masyarakat,
  8. Hadir di lokasi ujian 1 (satu) jam sebelum dimulai.

 

Comment

Feed Berita