Pesawat N-219 Diharapkan Terjual 30 Unit ke Meksiko

By: On: Dibaca: dibaca 31.85Rbx
Pesawat N-219 Diharapkan Terjual 30 Unit ke Meksiko

 

Pemerintah Indonesia menilai Meksiko berpotensi menjadi pasar pesawat terbang asal Indonesia. Salah satunya penjualan pesawat N-219 produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) kepada Promotora Aerospacial El Paso (PAEP) Meksiko.

“Ada peluang kerja sama untuk menjual pesawat N-219 produksi PT DI ke Meksiko dan negara tetangganya seperti Guatemala dan El Salvador. Untuk itu diperlukan kerja sama kelaikudaraan (dengan Meksiko) sehingga mempermudah proses penjualan pesawat,” jelas Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemhub) Agus Santoso melalui pernyataan resmi, Sabtu (11 Novemrber 2017).

Dia mengatakan, PAEP bekerja sama dengan Pemerintah Negara Bagian Chihuahua tengah mengembangkan maskapai regional dalam menghubungkan kota-kota seantero Meksiko dan Amerika Serikat. Saat ini, antara PT DI melalui anak usahanya IPTN North America dengan PAEP sedang dalam proses penandatanganan perjanjian dan pembuatan kerangka kerja lanjutan. Dengan penandatanganan tersebut diharapkan dapat mendorong penjualan 30 pesawat N-219 di Meksiko dalam 5 tahun mendatang.

“Salah satu elemen utama yang disertakan dalam BAA adalah sertifikasi produk penerbangan di Indonesia sehingga bisa dipakai dan diakui langsung di Meksiko,” lanjut Agus.

Untuk diketahui, pemerintah Indonesia dan Meksiko sudah menyepakati kerja sama sektor penerbangan melalui penandatanganan perjanjian bilateral kelaikudaraan (Bilateral Airworthines Agreement/BAA).

“Perjanjian kerja sama dilakukan pada acara Forum Konsultasi Bilateral ke-6 Indonesia-Meksiko yang diselenggarakan di Kota Meksiko pada 10 -12 November 2017.Dengan rencana pembelian oleh Meksiko dan negara-negara lain terhadap produk PT DI, maka harus dilakukan penyesuaian kelaikudaraan antara kedua negara. :Untuk itulah kita lakukan kerja sama ini dengan Meksiko dan negara-negara lain nantinya,”ungkapnya. (andri septian)

 

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!