by

Penularan Covid-19 di Masyarakat Indonesia Masih terjadi. Kini Bertambah 1.574 Total 81.668 Kasus

-Dunia, Update-dibaca 5.09Rb kali | Dibagikan 11 Kali

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memaparkan, masih terjadi penularan virus corona di masyarakat. Masih adanya penularan virus SARS-CoV-2 itu menyebabkan kasus Covid-19 di Indonesia masih bertambah hingga hari ini, Kamis (16 Juli 2020).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyatakan bahwa Berdasarkan data yang masuk

“Hingga Kamis pukul 12.00 WIB, terdapat 1.574 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Penambahan itu menyebabkan kini ada 81.668 kasus Covid-19 di Indonesia, terhitung sejak pasien pertama yang diumumkan pada 2 Maret 2020,” tuturnya saat memberi keterangan di Graha Badan Nasional Penanggulangan , Jakarta

Ia menjelaskan, pemerintah sudah melakukan pemeriksaan terhadap 1.146.794 spesimen dari 669.811 orang yang diperiksa. Dengan catatan, satu orang bisa menjalani pemeriksaan spesimen lebih dari satu kali. Adapun 1.574 kasus baru didapatkan setelah dilakukan pemeriksaan 23.947 spesimen dari 12.156 orang dalam sehari. Ada enam provinsi yang memiliki jumlah kasus baru di atas 100 pasien.

“DKI Jakarta mencatat jumlah tertinggi dengan 312 kasus baru. Berikutnya, Jawa Tengah dengan 214 kasus baru, Jawa Timur dengan 179 kasus baru, dan Sulawesi Selatan dengan 178 kasus baru. Kemudian, ada Kalimantan Selatan dengan 133 kasus baru dan Bali dengan 112 kasus baru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, data pasien sembuh dan meninggal Berdasarkan data yang sama, diketahui ada 1.295 pasien Covid-19 yang dianggap sembuh. Mereka dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) yang menunjukkan negatif virus corona.

“Dengan demikian, saat ini ada 40.345 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 dan tak lagi terinfeksi virus corona,” tuturnya.

Yurianto menyampaikan, kabar duka dengan masih adanya penambahan pasien Covid-19 yang meninggal. Dalam periode 15-16 Juli 2020, ada 76 pasien yang tutup usia setelah sebelumnya dinyatakan mengidap Covid-19.

“Sehingga, totalnya menjadi 3.873 orang,” ujar Yurianto.

 

Comment

Berita Lainnya