by

Pengguna Jalan Tol Semarang Batang Harus Waspada “Blind Spot” dan Patuhi Batas Kecepatan

-Daerah, Update-dibaca 12.76Rb kali | Dibagikan 77 Kali

Pengemudi kendaraan yang melintas di jalan Tol Semarang Batang diminta waspada blind spot hingga batas kecepatan maksimum. Titik blind spotnya yang berada di lajur Jakarta ke Semarang ada di KM 355, KM 370, KM 375, KM 40 dan KM 420. Sementara yang jalur Semarang ke Jakarta ada blind spot di KM 405

“Keenam blind spot tersebut berada di ruas A dari arah Jakarta menuju Semarang dan ada juga di ruas B di lajur Semarang menuju Jakarta. Pengemudi  harus mengurangi kecepatan sesuai rambu yang dipasang di ruas tol untuk menjaga keselamatan para penumpangnya,” kata Direktur Teknik Jasa Marga Semarang Batang,  Abdul Rokhim Kamis (29 Oktober 2020).

Dia menjelaskan, pada titik blind spot tersebut seringkali terjadi kecelakaan baik beruntun maupun tunggal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan, mulai dari mengantuk hingga sedikit lengah.

“Bahkan ada juga penyebab karena driver memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi di medan jalan yang mungkin kurang dikuasai,” lanjutnya.

Di jalan tol itu sendiri batas kecepatan maksimum, kata Rokhim, batasnya adalah 100 kilometer per jam.

“Batasnya sudah jelas ya. Segitu. Tidak boleh lebih,” tegas dia.

Rokhim menjelaskan, batas kecepatan maksimum itu bila cuaca dalam kondisi bersahabat alias tidak hujan. Ketika diguyur hujan, pengendara wajib membatasi kecepatan menjadi 80 kilometer per jam

“Prakiraan BMKG, curah hujannya tahun ini lebih lebat, jadi sebaiknya batas maksimal kecepatan saat mengemudi sekitar 80 kilometer per jam,” pesannya.

 

 

Baca Juga:  Tenaga Kerja Asing China Terbanyak Di Indonesia

Comment

Berita Lainnya