by

Pengepul Gula Harus Peduli Penderes di Purbalingga. Berikan Perlindungan Asuransi Ketenagakerjaan

-Bisnis, Update-dibaca 8.82Rb kali | Dibagikan 43 Kali

Para pengepul gula kelapa di Purbalingga diharapkan dapat memberikan kepedulian dengan berbagi keuntungan kepada para penderes dengan memfasilitasi asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan

Hal itu disampaikan Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana dalam acara Launching Ekspor Perdana Gula Kelapa Kristal Organik ke Malaysia, beberapa waktu lalu di halaman CV Bunga Palm, Desa Grecol, Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.

“Yang perlu diperjelas adalah bagaimana BPJS hadir, selanjutnya, bisa nggak para pengepul ini menjadi kontributor untuk bisa mendorong seluruh penderes diberikan rasa aman jaminan kehidupan mereka dengan diikutkan BPJS. Sehingga jangan dibebankan kepada penderes itu sendiri,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai alternatif, iuran BPJS juga bisa dibebankan masing-masing dengan sharing budget 50:50. Perlu komitmen bersama untuk mewujudkannya. Terlebih sering didapati para penderes jatuh dari pohon kelapa dan mengalami kecacatan atau bahkan meninggal.

“Saya rasa ini juga menjadi pekerjaan rumah Dinas Pertanian, agar bagaimana para penderes bisa safety dengan sabuk pengaman, agar kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.

Direktur CV Bunga Palm, Ir Gunarto menuturkan, untuk perlindungan kepada penderes, sejak 2013, pihaknya sudah memiliki dana sosial, jadi yang kecelakaan dapat santunan Rp 5 juta

“Benar sekali, semestinya yang membayar Iuran BPJS bukan para penderes tapi pengepul pengepul seperti kita. Sekarang sedang kami bahas untuk mengikutsertakannya ke BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Khusus pangsa pasar ekspor, tercatat ada 11 perusahaan eksportir gula kelapa yang mengambil dari Purbalingga. Lima perusahaan diantaranya dari lokal Purbalingga yakni CV Bunga Palm (Grecol), KUB Central Agro Lestari (Bumisari), Koperasi Berkah Mandiri (Serayu Larangan), KUB Sumber Rejeki (Ponjen), UD Brayan (Campakoah). Sisanya, 6 perusahaan dari luar Purbalingga yang mengambil.

Baca Juga:  Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi Bakal Tambah 10 Ruang Isolasi Darurat

Berdasarkan pantauannya, harga gula kelapa saat ini cukup tinggi. Gula kelapa cetak sekitar Rp 11.000 – 12.500 per Kg; gula kristal organik Rp 14.500 – 16.500 per Kg dan gula kelapa kristal organik sertifikasi Rp 18.000 – 20.000 per Kg.

 

 

Comment

Berita Lainnya