by

Pemkab Purbalingga Larang Home Visit Kegiatan Belajar

-Pendidikan, Update-dibaca 5.63Rb kali | Dibagikan 31 Kali

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 86 tahun 2020 tentang pembatasan kegiatan masyarakat dalam percepatan penanganan Covid-19. Dalam Perbup tersebut, yakni di Pasal 7 tertulis pembatasan kegiatan masyarakat. Yakni, pembatasan kegiatan belajar, pembatasan kegiatan bekerja di tempat kerja/kantor, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan politik sosial dan budaya, pembatasan kegiatan di tempat umum dan belanja, serta pembatasan moda transportasi dan mobilisasi masyarakat.

“Perbup itu ditanda tangani oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, dua hari sebelum cuti kampanye Pilkada 2020,” kata Asisten I Sekda Purbalingga R Iman Wahyudi kepada media siber lintas24,com, Senin (05 Oktober 2020).

Ia menjelaskan, untuk pembatasan kegiatan belajar, untuk sementara tak ada pembelajaran tatap muka baik di sekolah ataupun home visit. Semua pelayanan siswa juga dilakukan secara online.

“Masyarakat juga diminta tidak menggelar olahraga massal di tempat umum ataupun tertutup. Kampanye, unjuk rasa dan kegiatan sejenis dilarang. Pertunjukan, termasuk konser musik, pawai, dan karnaval juga dilarang. Termasuk kegiatan seminar, lokakarya, sarasehan, pertemuan sosial, pekan raya, festival, bazar, , pameran, resepsi, serta pasar malam,” tuturnya.

Dalam Perbub tersebut, juga terdapat sanksi bagi pelanggar pasal-pasal yang ada. Yakni, mulai dari sanksi teguran lisan, terguran tertulis, penghentian sementara operasional usaha, penutupan tempat usaha, pencabutan izin usaha, serta sanksi lainnya menurut peraturan perundang-undangan.

 

 

Comment

Berita Lainnya