by

Pemkab Cilacap Santuni 250 Anak Yatim Piatu dan Kurang Mampu

-Politik-dibaca 94.58Rb kali | Dibagikan 19 Kali

Pemberian Santunan HUT 160 14

CILACAP – Pendopo Wijayakusuma Sakti di kompleks kantor Pemkab Cilacap, Jumat (8/4) siang, dipenuhi oleh 250 anak yatim piatu, piatu, dan anak kurang mampu dari berbagai panti asuhan, yayasan sosial, dan keluarga kurang mampu.

Mereka diundang untuk menerima santunan dari Pemkab Cilacap. Kegiatan pemberian santunan tersebut masih dalam rangkaian acara memperingati Hari Jadi ke-160 Kabupaten Cilacap.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tatto Suwarto Pamuji, para pejabat Pemkab, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Pimpinan Bank BNI Semarang, GM PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Ir Irvan Rachmat, perwakilan dari PT Holcim Indonesia Tbk Cilacap Plant, perwakilan dari PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Intan Cilacap, kalangan perbankan, perusahaan, Sekretaris Daerah Sutarjo, Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cilacap Hj Tetty Suwarto Pamuji.

Dalam sambutannya, Bupati Cilacap mengatakan, anak-anak yang menerima santunan harus tetap semangat dalam belajar dan meraih cita-cita. “Nanti akan diperhatikan dan akan ada yang memperhatikan,” katanya.

Bupati juga menyatakan bersyukur dan berbahagia karena Pemkab Cilacap bersama jajaran terkait bisa berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu melalui kegiatan pemberian santunan.

“Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk memelihara dan menyantuni anak yatim. Hal ini bagi anak yatim tidak hanya bermanfaat dalam memenuhi kebutuhannya, tetapi lebih dari itu mampu meningkatkan kepercayaan diri mereka,” imbuh Tatto.

Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Cilacap, terutama masyarakat yang mampu, untuk menyisihkan sedikit rezekinya dan memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak yatim piatu.

Santunan diberikan oleh Bupati bersama Ketua Tim Penggerak PKK, dan diikuti pejabat lain. Anak-anak pun secara berurutan maju untuk menerima santunan, yang masing-masing sebesar Rp 100.000. Dan, Bupati mencium kening setiap anak.

Baca Juga:  Pengguna Medsos Bersiaplah, Bawaslu Purbalingga Bakal Awasi  Narasi Selama Masa Kampanye

Kepala Bagian Kesra Setda Cilacap yang juga ketua penyelenggara kegiatan, Sadmoko Danandono mengatakan, kegiatan pemberian santunan kepada anak-anak ini diadakan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas jajaran Pemkab Cilacap beserta seluruh stakeholder (pemangku kepentingan).

“Penerima santunan ini kita targetkan 500 anak yang terbagi ke dalam beberapa kegiatan. Untuk yang sekarang kita salurkan kepada anak-anak di wilayah kota. Sisanya akan kita bagikan untuk beberapa kegiatan di luar kota Cilacap,” katanya, dan berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut setiap tahun.

Hal ini, menurutnya, sebagai bentuk kepedulian bersama agar tidak ada lagi anak-anak yang miskin dan kurang mampu.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekda Cilacap Sutarjo. Dia mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan rutin tiap tahun agar kita ikut peduli dan menyentuh mereka yang kurang mampu dan kurang beruntung.

“Jadi tidak hanya hura-huranya yang ditonjolkan pada setiap event hari jadi,” katanya.

Acara tersebut juga untuk menambah semangat dan motivasi anak-anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Sutarjo menambahkan, kegiatan pemberian santunan ini ditopang dengan dana sumbangan pihak ketiga dan para donatur yang bersifat sukarela, sah, dan tidak mengikat.

Selain memberi santunan kepada 250 anak yatim piatu, pihak Pemkab juga akan mengadakan kegiatan sunatan massal. Menurut rencana, sunatan massal akan dilaksanakan di dua tempat yaitu Kecamatan Majenang dan Kroya. (estanto prima yuniarto)

Comment

Berita Lainnya