Menu
Media Online Terpercaya

Pemkab Cilacap Izinkan Shalat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan

  • Share
Jamaah Masjid Agung Darussalam
Jamaah Masjid Agung Darussalam sudah menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak antar jamaah. Foto humas.cilacapkab.go.id

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap memperbolehkan masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri. Kebijakan ini hanya diberikan untuk umat Muslim yang berada di zona hijau dan kuning.

“Bukan zona orange atau zona merah. Diperbolehkan melaksanakan di masjid maupun lapangan. Syarat lainnya harus menjalankan protokol kesehatan ketat,” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf kepada media siber lintas24.com, Kamis (6 Mei 2021.

Ia mengatakan, syarat lainya sama seperti shalat Jumat, ada prokes yang harus dilaksanakan. Diantaranya jarak minimal satu meter, dan kapasitas tidak lebih dari 50 persen.

“Sudah ada Surat Edaran Bupati,” tegasnya

Ia merinci, zona merah atau orange yang dimaksud diantaranya jika dalam satu lingkungan misal ada enam sampai sepuluh rumah yang terkonfirmasi covid-19. Selain itu, pihaknya sudah menginstrusikan Satgas untuk mengecek masjid-masjid. Apakah di lingkungan masjid tersebut ada yang terkonfirmasi positif covid-19.

“Kalau masih di bawah lima ya masih boleh,” tuturnya.

Ia menambahkan, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji pada Rapat Koordinasi Lintas Sektoral menekankan beberapa hal yang menjadi perhatian dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Diantaranya peniadaan mudik lebaran, dan pengoptimalan posko covid-19 sampai tingkat desa.

“Bupati juga menekankan kembali supaya ASN di Kabupaten Cilacap untuk tidak mudik saat lebaran. Ini merupakan komitmen bahwa ASN, TNI, dan POLRI untuk tidak mudik, saya juga memerintahkan kepada desa untuk menyediakan tempat isolasi,” katanya.

 

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *