Pelaksana Tugas Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Santuni Korban Kebakaran di Purbalingga Kidul

By: On: Dibaca: 32,260x
Pelaksana Tugas Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, Santuni Korban Kebakaran di Purbalingga Kidul

 

Kebakaran rumah terjadi di RT 4 RW 6 Kelurahan Purbalingga Kidul, Jumat (8/6) sore. Kebakaran ini melahap tiga rumah sekaligus, diantaranya rumah milik Wagiyono, Lasmiah dan Hariri.

Mendengar informasi tersebut, Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon usai membagikan bingkisan buka bersama kepada ratusan tokoh masyarakat di Pendopo Dipokusumo, langsung menuju lokasi kebakaran. Didampingi sang suami, Rizal Diansyah beserta Camat Purbalingga Raharjo Minulyo langsung menyambangi korban.

Didapati tiga rumah sudah berhasil dipadamkan atas gotong royong masyarakat, Satpol PP, TNI, Polri dan Pemadan Kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga. Harta benda kedua rumah tersebut nyaris lenyap.

Yang tersisa tinggal puing dinding yang masih berdiri dan beratapkan langit, karena rangka atap telah habis dimakan sijago merah. Sementara lantai penuh berserakan benda-benda dan perabot rumah tangga yang telah berubah menjadi arang, tak lagi punya nilai guna.

Wagiono (35) sang pemilik rumah pertama menceritakan, saat itu rumahnya tengah ia tinggal untuk pergi mengaji mushola pada pukul 15:00. Saat pulang pada pukul 16:00 ia tepi selatan atap rumahnya ada api berkobar.

“Melihat api itu, Isteri saya masih di dalam saya tarik secepatnya ke luar untuk menyelamatkan diri. Isteri saya yang ada di dapur malah tidak tahu sebelumnya kalau ada api di bagian atap,” katanya.

Rupa-rupanya api berasal dari rumah Lasmiah yang berada di sebelahnya dengan posisi berhimpit rapat dengan rumah Wagiono. Sementara Lasmiah sendiri juga dalam keadaan meninggalkan rumah dan masih belum pulang mengaji di mushola.

Api yang besar terlanjur banyak melahap seisi rumah sebelum bisa dipadamkan oleh warga, Satpol PP, TNI dan 3 unit mobil Pemadam Kebakaran. Bahkan rumah Hariri (60) yang berada di selang satu rumah dari rumah Lasmiah turut tersenggol api dan membakar sebagian atap rumahnya.

Lasmiah yang baru pulang mengaji shock melihat rumahnya yang hangus. Ia pun menangis dalam dekapan ibu Plt Bupati Tiwi.

“Saya turut prihatin. Semoga ibu, bapak sekalian diberi ketabahan dan kesabaran. Semoga pada waktunya nanti diberi ganti yang lebih baik oleh Allah Subhanahuwataala,” kata puteri pertama dari Drs Triyono Budi Sasongko ini.

Atas kejadian ini Plt Bupati Tiwi meminta kepada warga masyarakat sekitar agar sengkuyung bergotong royong turut membereskan benda-benda milik korban yang masih bisa terselamatkan. Pada saat yang sama, Ia juga memberikan santunan secara langsung kepada korban. “Semoga bisa meringankan beban musibah ini. Pemkab juga turut hadir untuk membantu sarana dan prasarana yang diperlukan,” katanya.

Kebakaran ini tidak menelan korban jiwa. Meski demikian kerugian yang diderita cukup banyak, diantaranya rumah milik Wagiono kerugian mencapai Rp 50 juta, demikian pula rumah milik Lasmiah dengan nilai kerugian yang sama. Selain barang dan perabot, sejumlah surat berharga seperti sertifikat tanah juga turut terbakar. Sementara rumah Hariri hanya menderita kerugian Rp 5 juta.

Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purbalingga Drs Rusmo Purnomo mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran berasal dari konsleting listrik yang berasal dari rumah Lasmiah. Terkait kerugian dari musibah ini, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak terkait termasuk RT, RW dan Kelurahan.

“Pertama jelas kami akan membantu mengevakuasi korban yang telah kehilangan rumahnya dan kami juga memprioritaskan pemberian bantuan khususnya kebutuhan pokok terlebih dahulu,” katanya.

Sementara itu ia juga akan memberikan bantuan sejumlah material khususnya untuk atap rumah. Rusmo juga meminta kepada masyarakat agar esoknya masyarakat untuk bergotong royong kerja bhakti untuk ikut membersihkan dan memperbaiki rumah korban kebakaran ini

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!