Pecinta Batu Klawing Purbalingga Gelar Latihan Bersama 2018

By: On: Dibaca: dibaca 13.59Rbx
Pecinta Batu Klawing Purbalingga Gelar Latihan Bersama 2018

Pecinta Batu Klawing yang tergabung dalam Klawing Bersatu (KALBER)  menggelar kegiatan latihan bersama Kontes Batu Akik Klawing Purbalingga di Indoor Gelanggang Olahraga (GOR) Mahesa Jenar Purbalingga, Rabu (2 Mei 2018)

Panitia Penyelenggara, H.Fauzi Imron,S.T h.l mengatakan, kegiatan latihan bersama Kontes Batu Akik Klawing Purbalingga bertujuan untuk menggelorakan dan membumikan kembali perbatuan klawing purbalingga yang pernah jaya.

“Kegiaatan ini diadakan untuk mengingat kembali masa kejayaan batuan klawing yang pernah dirasakan oleh para penambang dan pengrajin serta pecinta batu Kali Klawing khususnya di wilayah Purbalinga dan daerah lainnya,”katanya saat ditemui media cyber lintas24.com.

Batuan Klawing tambah Fauzi Imron, hingga sekarang masih banyak penggemarnya. Para pecinta batuan Klawing mengoleksi jenis batuan ini karena ada ratusan jenisnya diantara ada Batu Nogosui, Pancawarna Kembang, Jesper Klawing, Batik Kalwing dan jenis lainnya.

“Kegiatan ini sukses, karena peserta yang hadir tercatat dari berbagai pelosok negeri diantaranya dari Purbalinga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Malang, Surabaya,Yogyakarta, Jakarta, Lampung dan Sumatera,”ungkap Fauzi Imron.

Salah satu peserta dari Purbalingga, Gian mengatakan, dengan ikut latihan bersama ini akan menambah lagi wawasan untuk mengetahui jenis batuan yang berasal dari Kali Klawing Purbalingga.

“Kegiatan ini bisa menambah pengetahuan. Semoga pecinta batu Kali Klawing akan bertambah banyak lagi dan juga bisa mengurangi pengangguran,”Katanya

Hal senada diungkapkan Alif Seno salah satu peserta dari Malang, Jawa Timur. Ia mengatakan, dengan diadakannya kegiatan latihan bersama  pencinta batuan Klawing dapat dirasakan manfatnya, bukan saja dikalangan orang Purbalingga namun untuk para pecinta batu yang ada di Nusantara dengan mencari “amunisi baru” yang akan diikutkan lomba dari Lokal dan ditingkatkan lagi ditingkat Nasional.

“Semuanya berkumpul disini, ada penambang, pengrajin dan penjual sampai pecinta dapat menikmati hasil seni dari batu Kali Klawing. Karena batuaan ini luar biasa, terjadi karena proses alam dan bernilai seni tinggi hingga bisa dijual dengan harga tinggi melalui jenis katagori yang dilombakan,” katanya

Salah satu Pembina KALBE,  dr Esa mengatakan, batuan di Purbalingga khususnya Jesper Klawing sudah pernah buming ditingkat nasional hingga internasional. Diupayakan melakukan pembinaanuntuk  bisa merangkul semua penambang, pengrajin dan pecintanya diwilayah Purbalingga.

“Batu Kali Klawing pernah buming di kancah nasional dan mancanegara. Namun, kini potensi batu Klawing mulai meredup. Harapannya,  dengan diadakan kegiatan ini akan membantu mengembalikan pamor dan meramaikan kembali perbatuan di Purbalingga dan nasional agar menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekomoni para pelaku industri perbatuan,”tuturnya

Dia menambahkan, untuk kegiatan kali ini, batuan yang dinilai oleh juri adalah kategori nilai objek,fisik batu,polesan dan ring atau bingkai terbuat dari bahan perak dan stainles untuk menempatkan batu.

“Rencanyanya, kegiatan ini akan dipertahankan menjadi kegiatan rutin bulanan dan dari hasil latihan bersama akan terus dipantau dan dipublikasikan kepada masyarakat umum melalui media massa baik cetak maupun sosial media. ( yoga tri cahyono )

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!