by

PDAM Purbalingga Beri Relaksasi Tagihan Mei-Juni Untuk Pelanggan Terdampak Pandemi Covid-19

-Bisnis, Update-dibaca 20.49Rb kali | Dibagikan 141 Kali

Sesuai dengan instruksi Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, ada beberapa sektor yang harus mendapatkan relaksasi tagihan, termasuk tagihan air yang digawangi oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Purbalingga. Guna menanggulangi dampak selama masa pandemi, PDAM telah melakukan relaksasi tagihan terhadap pelanggannya selama Mei hingga Juni 2020.

“Hal tersebut adalah sesuai perintah Bupati yang memerintahkan adanya relaksasi pembayaran air dan itu sebagai wujud kepedulian Bupati terhadap warga yang sedang menghadapi pandemi. Ini adalah wujud kesungguhan dari Bupati Purbalingga untuk tidak terlalu membebani masyarakat Purbalingga, apalagi di saat Pandemi seperti ini,” kata Kepala Sub Bagian Pelayanan Langganan dan Teknologi Informasi PDAM Purbalingga, Muhammad Mansur Kholik kepada siber lintas24.com, saat ditemui di kantornya, Rabu (19 Agustus 2020).

Ia merinci beberapa kriteria yang mendapat relaksasi tersebut, antara lain rumah tangga dengan tipe A, B dan C yang berimplikasi pada perbedaan besaran potongan tagihan. Untuk tipe A dan B 25% dan tipe C sebesar 50%. Ribuan rumah tangga tersebut telah menikmati diskon dan pada bulan Juli, dan pada Agustus ini tarif telah diberlakukan secara normal kembali. Secara teknis, tidak ada kendala dalam pelakasanaan diskon tersebut, sehingga semua rumah tangga dalam kategori di atas bisa menikmati potongan harga yang ada.

“Ada yang potongan 50% yaitu untuk rumah tangga tipe C, dan ada yang 25% yaitu untuk rumah tangga tipe A dan B. Secara teknis tidak ditemukan kendala sehingga yang memenuhi kriteria itu bisa mendapatkan potongan harga,” katanya.

Editor : Rizky Riawan Nursatria. (Mg)

Comment

Berita Lainnya