by

PC IPNU Kabupaten Purbalingga Bekali Ketrampilan Bengkel untuk Anggotanya

-Inspirasi, Update-dibaca 7.59Rb kali | Dibagikan 38 Kali

Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Kabupaten Purbalingga membekali 20 orang anggotanya untuk meningkatkan ketrampilan perbengkelan. Kegiatan ini merupakan program tenaga kerja mandiri dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI.

“Pelatihan ini untuk membekali para pelajar NU yang ada di Purbalingga agar bisa berwirausaha dibidang perbengkelan. Dilaksanakan Selasa – Rabu (13-15 Okbober 2020) dipusatkan di SMK Ma’arif Bukateja,” ungkap Ketua IPNU Purbalingga, Azis Aneko Putro kepada media siber lintas24.com, Rabu (14 Oktober 2020)

Ia berharap, setelah pelatihan perbengkelan selesai, akan berkelanjutan dan menjawab tantangan potensi pengangguran yang terjadi di kalangan anak muda, terlebih adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terus terjadi di tengah pandemi Covid – 19, maka sudah seharusnya IPNU mengambil peran bersinergi mendorong pemuda mendapatkan kesempatan berwirausaha.

“Pembekalan skill menjadi penting, karena melalui skill inilah orang – orang yang hidup di jaman serba canggih seperti sekarang ini dapat bertahan hidup sesuai perkembangan jaman dan segala perubahannya. Dengan memiliki bekal skill, dapat dimanfaatkan untuk berwirausaha. Meski pelatihan tenaga kerja mandiri baru pertama kali dilaksanakan IPNU Purbalingga,” ungkapnya

Azis mengungkapkan, IPNU Purbalingga menggandeng NUCare Upzis Lazisnu Purbalingga melalui program NU Preneur atau bantuan modal usaha yang dijalankan oleh Lazisnu Purbalingga.

“Akan percuma jika setelah pelatihan perbengkelan tidak ada tindak lanjut, oleh karenanya, sebagai calon wirausaha peserta harus terus mendapatkan pendampingan salah satunya permodalan,” ungkapnya.

Ketua NU Care Lazisnu Purbalingga, Agus Musalim mengapresiasi apa yang dilakukan IPNU Purbalingga dalam ikut memberdayakan umat. Selain mengumpulkan zakat, infak dan sodaqoh (ZIZ), Lazisnu Purbalingga juga wajib mentasyarufkan dana ZIS yang terkumpul. Tidak hanya melalui NU Care atau pentasyarufan untuk kebutuhan masyarakat yang mendesak, NU Smart bantuan untuk pendidikan, dan NU Skill fasiltasi pelatihan ketrampilan. Lazisnu Purbalingga juga memiliki program NU Preneur, yakni memberikan bantuan permodalan

“Jika Kementerian Tenaga Kerja memberikan pelatihan ketrampilan dan peralatan perbengkelan, maka Lazisnu Purbalingga memberikan bantuan modal untuk perlatan habis pakai seperti sperpart, oli, lampu dan lainnya senilai 20 juta untuk 20 peserta yang dibagi menjadi lima kelompok bengkel,” ungkapnya

Agus berharap, dengan pembekalan ini akan bermunculan ara wirausaha baru di kalangan pelajar NU, terutama di kabupaten Purbalingga, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran, dengan demikian nantinya mampu dikembangkan dengan baik di tengah-tengah masyarakat.

“Kami sangat berharap pada akhirnya para peserta dapat meningkatkan usaha yang digelutinya,” katanya

 

 

Comment

Berita Lainnya