by

Pasar Sayur Kutabawa Akan Dipercantik

-Bisnis-dibaca 115.84Rb kali | Dibagikan 20 Kali

pasar_pt

 

Pasar sayur Sub Terminal Agribisnis (STA) Kutabawa yang berada di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Purbalingga, saat ini kondisinya sudah tidak layak. Bangunannya sudah lapuk dan kondisinya kumuh.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Agus Winarno menjelaskan, STA Kutabawa terakhir diperluas tahun 2009. Pasar sayur Kutabawa semula merupakan pasar desa dengan luas 3.482 meter persegi. Namun, seiring dengan banyaknya pasokan sayur dan bertambahnya jumlah pedagang, Pemkab Purbalingga memperluas areal pasar hingga menjadi 8.000 meter persegi.

Keberadaan pasar STA Kutabawa telah menjadi gantungan hidup ratusan pedagang dan petani. Jumlah pedagang los tercatat 60 orang, pedagang kios 26 orang yang menempati 30 kios. Kemudian kantor koperasi menempati 2 unit kios, dan total kios yang ada 40 buah kios.

“Petani pemasok sayuran ke STA Kutabawa berasal dari daerah Karangreja sebanyak 80 petani pengepul, dari kecamatan Bobotsari 32 petani, dan dari Kabupaten pemalang sebanyak 25 petani. Untuk komoditas yang dijual seperti berbagai macam sayuran seperti kol, cesim, luncang, bawang daun, buncis, petsay, seledri, sawi, kentang, cabe, tomat, wortel, dan komoditas hortikultura lainnya,” ungkapnya.

Bupati Tasdi saat meninjau STA Kutabawa, Senin (16/5) mengatakan pihaknya akan segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan kembali STA Kutabawa. Mengenai alokasi anggaran akan dibahas bersama dewan. Pasar tersebut menurutnya memiliki peran strategis dalam pemasaran produk sayuran dan holtikultura petani lokal.

“Saya akan segera merealisasikan pembangunan dan rehab STA Kutabawa,” ujarnya.

Comment

Berita Lainnya