Operasional Tempat Hiburan dan Rumah Makan Diatur Selama Puasa

By: On: Dibaca: 3,512x
Operasional Tempat Hiburan dan Rumah Makan Diatur Selama Puasa

Pemilik, pengelola warung/rumah makan agar menutup sementara 3 hari pertama di siang hari selama Bulan Ramadhan. Selanjutnya dapat tetap buka pada siang hari dan penampilannya agar ditata sedemikian rupa sehingga tidak terkesan vulgar.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Purbalingga melalui Sekretaris Satpol PP, Ato Susanto AP MSi menjelaskan, hal tersebutkan mendasarkan Surat Edaran (SE) nomor 300/44/3 Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon MM tanggal 29 April 2019 mengeluarkan tentang Pengaturan Operasional Rumah Makan dan Tempat Hiburan pada Bulan Suci Ramadhan tahun 1440 Hijriyah ini.

“Tidak terkesan vulgar disini maksudnya warung/rumah makan tidak dibuka sepenuhnya hingga orang yang makanpun terlihat, akan tetapi tetap tertutup atau separuh tertutup dan boleh memberi indikasi bahwa warung/rumah makan tersebut tetap melayani pembeli,”katanya.

Pengaturan operasional yang kedua yakni ditujukan bagi pemilik/pengelola Tempat Hiburan, agar menutup sementara kegiatannya pada H-2 (dua hari sebelum Bulan Ramadhan) sampai denganH+2 (dua hari setelah Bulan Ramadhan). Dengan kata lain aturan penutupan sementara ini berlaku mulai tanggal 4 Mei 2019 lalu.

“Hal ini untuk menjaga kondusifitas wilayah agar semua komponen masyarakat khususnya  umat Islam dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan khusyuk,” katanya.

SE tersebut juga menginstruksikan kepada seluruh Camat agar meneruskan himbauan ini kepada segenap pelaku usaha sebagaimana tersebut di atas serta seluruh pemangku kepentingan terkait di wilayah kerjanya masing-masing. Untuk memastikan penegakkan aturan ini, pihak Satpol PP menyatakan akan berpatroli rutin.“Sesekali kami juga akan melakukan razia,” tambahnya.

No Responses

Leave a Reply

error: Content is protected !!