by

Oji-Jeni Paslon Nomor Urut Satu di Pilkada Purbalingga 2020 Terpapar Covid-19. Tapi Kini Sudah Sembuh

-Politik, Update-dibaca 7.38Rb kali | Dibagikan 39 Kali

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Muhammad Sulhan Fauzi (Oji) dan Zaini Makarim Surpiyatno (Jeni) terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Namun, kini pasangan nomer urut satu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Purbalingga 9 Desember 2020 telah sembuh

“Alhamdulillah, dari hasil swab test saya tanggal 24 September 2020 dari Mayapada Hospital Jakarta, hasilnya negatif Covid-19. Sedangkan untuk Mas Jeni juga dinyatakan negative dari hasil swab test pada 29 September 2020 di RSUD Margono Soekarjo Purwokerto,” ungkapnya dalam keterangan tertulis dari posko pemenangan yang diterima oleh siber media lintas24.com, Minggu (4 Oktober 2020)

Oji mengungkapkan,  padatnya kegiatan yang dilakukan saat periode pendaftaran Calon Bupati, dan Wakil Bupati di KPU Kabupaten Purbalingga, 6 September 2020 yang lalu membuatnya letih. Ketika merasakan letih, pihaknya berinisiatif istirahat sejenak dan melakukan swab test.

“Walaupun sebelumnya saat sebelum melakukan pendaftaran ke KPU, tanggal 2 September 2020, saya dan Mas Jeni telah melakukan rapid test dan swab test yang hasilnya non-reaktif, dan negatif Covid-19,” ungkapnya

Namun, lanjut anak ke sebelas (Alm) KH. Djuweni dan (Almh) Hj Fatimah Djuweni, Tanggal 13 September 2020, dirinya kembali swab test di Jakarta. Hasilnya ternyata positif.

“Saya putuskan untuk menjalani isolasi dulu di Mayapada Hospital Jakarta, sesuai prosedur. Delapan hari saya isolasi dan tanggal 20 September 2020, saya di swab test lagi. Alhamdulillah hasilnya langsung negatif,” ungkap pria kelahiran Purbalingga 13 Mei 1972.

Ia menambahkan, mengetahui berita bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19, Cabup Jeni melakukan swab test bersama istri di RSUD Margono Soerkajo Purwokerto.

“Itu tanggal 15 September 2020, hasil swab test Mas Jeni ternyata positif. Namun, Alhamdulillah istri nya dinyatakan negatif. Mas Jeni disarankan untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya yang masih kosong” tuturnya.

Ia menjelaskan, setelah pada tanggal 20 September 2020 hasil swab test menunujukan negatif, dirinya kembali melakukan swab test di tanggal 24 September 2020 untuk memastikan kondisi kesehatannya. Hasilnya, dinyatakan negatif.

“Sebelum pengambilan nomor urut untuk keesokan harinya, Mas Jeni pun berinisiatif melakukan swab test. Tanggal 23 September di RSUD Margono Soerkajo Purwokerto. Jam 10 pagi mas jeni mulai swab test, dan di sore harinya Mas Jeni  masih dinyatakan positif. Disarankan untuk isolasi mandiri full selama 14 hari,” ungkapnya

Ia mengaku, kondisi dirinya dan Cabup Jeni sekarang ini dalam kondisi sehat dan kembali bugar seperti sedia kala. Peristiwa yang dijalani menumbuhkan semangat hidup baru ketika swab test li menunjukkan hasil negatif

“Semuanya hasilnya negatif. Alhamdulillah, kami berdua dinyatakan sembuh dan negatif. Sehingga atas ijin dokter pun saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga, dan pulang kerumah seperti sedia kala,” ungkap Oji

 

Comment

Berita Lainnya