by

Obat Penanganan Covid-19 Sudah Terdistribusi  ke Dinkes 34 Provinsi

-Dunia, Update-dibaca 11.92Rb kali | Dibagikan 43 Kali

Obat untuk penanganan Covid-19 sudah didistribusikan ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi di Indonesia. Obat tersebut telah didistribusikan per 4 November 2020 lalu. Tidak hanya ke 34 Dinas Kesehatan Provinsi, tetapi juga ke lebih dari 700 rumah sakit di Indonesia.

“Sudah dimulai 4 November 2020, obat sudah didistribusikan ke 34 dinas kesehatan provinsi dan 779 rumah sakit,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ( Satgas Covid-19) Reisa Broto Asmoro

Reisa Asmoro menjelaskan, agar kebutuhan obat penanganan Covid-19 tersebut tetap terpenuhi hingga akhir tahun ini, pemerintah juga sudah menambah pengadaannya. Pasalnya, hingga saat ini pandemi Covid-19 juga belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Meskipun demikian, saat ini penyediaan jutaan obat untuk penanganan Covid-19 di Tanah Air berjalan lancar.

“Kondisi tersebut membuat persediaan obat Covid-19 di Indonesia berada dalam kondisi yang aman dan mencukupi.Penyediaan stok jutaan obat untuk penanganan Covid-19 berjalan lancar, membuat suplai kita dalam kondisi aman dan cukup,” ujar Reisa Asmoro.

Ia mengatakan, sebagian besar dari obat-obatan tersebut saat ini sudah diproduksi oleh industri farmasi nasional. Bahan bakunya, juga sudah masuk ke Indonesia sejak awal April.

Kasus kumulatif Covid-19 di Tanah Air masih bertambah lanjut Reisa Asmoro, tetapi setidaknya sudah ada beberapa hal yang membaik. Antara lain tren penurunan kasus aktif yang berada di angka 50.000-an bahkan di bawah 60.000 per hari. Kemudian, angka kesembuhan per 1 November 2020 juga tercatat kembali meningkat.

“Angka persentase pasien yang selesai isolasi Covid-19 meningkat dibandingkan seminggu sebelumnya, yaitu 80,51 persen. Termasuk juga tingkat kesembuhan dari seluruh total kasus mencapai 82,84 persen,” kata Reisa Asmoro.

 

 

 

Baca Juga:  Oji-Jeni Paslon Nomor Urut Satu di Pilkada Purbalingga 2020  Akan Selalu Laksanakan Protokol Kesehatan di Tahapan Kampanye

Comment

Berita Lainnya